Sulut Emosi Massa, TNI Polri Amankan Kantor PLN

Caption foto//Ratusan massa mengepung kantor PLN Sekongkang. Pengepungan ini terjadi untuk kesekian kalinya, sejak PLN melakukan pemadaman listrik tanpa pemberitahuan.

Petugas PLN Lari Tunggang Langgang

SUMBAWA BARAT—Kepolisian Sumbawa Barat dibantu personel TNI berusaha meredam kemarahan massa, terhadap instalasi milik PT PLN setempat. Ratusan orang mengepung kantor PLN unit Kecamatan Sekongkang dan manargetkan instalasi pembangkit milik perusahaan plat merah itu.

Kemarahan warga Sekongkang  terhadap kinerja PLN sudah tidak terbendung lagi. Kejadian pemadaman yang terus berulang ulang memicu amukan massa. Malam ini (21/3)  Pukul 21.09 WITA, Ratusan warga  datangi PLN  Sekongkang.

Dengan berteriak teriak mengumpat listrik padam. Petugas jaga PLN Sekongkang Busro (48),  lari keluar kantor menghindari amukan warga minta perlindungan ke POLSEK Sekongkang.

Sementara itu, petugas Kepolisian dari Polsek Sekongkang  dipimpin IPTU Santoso dan personel dari Komando Rayon Militer (Koramil) setempat berjaga jaga di kantor PLN. Personel TNI ikut membantu menenangkan emosi warga.

Personel Polisi menahan massa yang meringsek masuk, ke lokasi kantor PLN unit Sekongkang.

Kepala Desa Kemuning Erman Maulana. Menghimbau supaya warga tenang, tidak emosi. Kadus Tonyong Desa Kemuning, Abdul Rauf (43), menenangkan  warganya  yang mau bertindak anarkis. Masa mengancam akan mendatangi Kantor PLN Taliwang jika terus seperti ini.

Kepala PLN Taliwang, Ipo Indrianto, saat di hubungi lewat telepon selulernya, meminta maaf kepada warga dan berjanji segera menghidupkan kembali listrik yang padam.

Kemarahan  warga Sekongkang terhadap PLN semakin memuncak dikarenakan di Desa Sekongkang sekarang ini sedang berlangsung acara Musabaqoh Tilawatil Quran.

“Memang management nya nggak beres PLN ini. Pemadaman listrik ini bukan hanya sekarang tapi sudah ber tahun tahun seperi ini. Sekarang alasan apalagi, alasan mau ber  alih ke PLTU. Ini harus ada solusinya,” Terang H. Basuki tokoh masyarakat sekongkang, yang kecewa dengan kejadian ini.

Ia mengatakan kecewa dengan PLN sebab ditengah acara MTQ listrik masih saja padam. Ia mengaku, panitia telah membayar untuk acara ini. 

“Masak PLN tidak mengerti, tetap saja. Kami akan meminta kembali uang yang sudah kita bayar, “tambah, Basuki geram.(ZM.fj)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *