Bawaslu Keluarkan Maklumat Perangi Politik Uang

SUMBAWA BARAT—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Sumbawa Barat mengeluarkan maklumat yang isinya meminta masyarakat memerangi politik uang, jelang Pemilu Legislatif dan Presiden Wakil Presiden,17 April nanti.

Maklumat yang ditandatangani ketua Bawaslu, Karyadi, SE tertanggal, 14 April 2019 juga memuat sedikitnya tiga poin lain diantaranya, meminta media cetak dan elektronik untuk tidak melakukan kampanye di masa tenang, kepada peserta pemilu dan tim kampanye Capres Cawapres maupun partai peserta pemilu agar menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK).

Selanjutnya, bersama sama melakukan patroli pengawasan untuk menghindari pelanggaran pemilu.

Suasana penertiban APK peserta pemilu.

Sebelumnya, Bawaslu telah melakukan penertiban APK kampanye sejak pukul. 00 lebih satu menit dini hari, sejak 14 hingga 16 April di seluruh wilayah Sumbawa Barat, setelah resmi memasuki masa tenang kampanye. Penertiban ini melibatkan seluruh steakhokder bahkan termasuk seluruh peserta pemilu.

“Bawaslu juga menyebarluaskan ancaman atau ketentuan Pidana bagi pelanggaran tindak pidana pemilu. Ini di maksudkan agar semua pihak taat dan patuh demi terwujudnya pemilu aman, tertib dan damai,” kata, Karyadi, kepada Pers setempat.

Politik uang adalah tindak pidana pemilu yang paling di waspadai Bawaslu setempat. Maka itu, menurut Karyadi, Bawaslu mendesak dan meminta keterlibatan semua pihak untuk melaporkan, mengawasi dan menginformasikan jika ditemukan kasus money politik.

Ia menegaskan diiharapkan seluruh peserta pemilu untuk tidak melakukan pelanggaran selama masa tenang ini. Seperti Money politik tadi. Ancaman pidana kata dia kasus ini cukup berat.

Sebagaimana yang diatur dalam undang undang Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, pasal 278 ayat 2, terkait larangan selama masa tenang dan pasal 523 ayat 2 yang mengatur ketentuan Pidana penjara bagi pelaku dan penerima money politik paling lama empat jauh dan denda paling banyak Rp 48 juta rupiah. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *