Diduga Selundupkan Sabu ke Lapas Kelas IIA Mataram, Seorang Ojol Diamankan

MATARAM, Zonamerah.net – Seorang pengendara Ojek Online (Ojol) berinisal OJ (40 tahun), diamankan Petugas Lapas Kelas IIA Mataram karena diduga akan selundupkan narkotika jenis sabu seberat 100 gram ke Lapas Kelas IIA Mataram, di Kuripan Lombok Barat, Minggu (15/11/2020) sore.

“Memang benar kejadian tersebut. Bahwa pada hari minggu kemarin, terduga akan mencoba selundupkan sabu ke dalam lapas. Adapun modusnya, yakni narkotika jenis sabu tersebut dimasukan kedalam produk makanan Pop Mie instan, dengan alibi mengantar pesanan makanan dari salah satu pegawai lapas,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Mataram, Muhammad Susanni dalam reales yang diterima media ini, Selasa, (17/11).

Dikatakan bahwa, pengemudi ojol tersebut mendatangi lapas kelas IIA Mataram sekitar pukul 15.49 Wita. Selanjutnya petugas KPLP Agus Mulyani memeriksa barang bawaan terduga seperti nasi dan pop mie instan yang menurut terduga akan diantarkan ke salah satu pegawai lapas. Sedangkan saat di konfirmasi ke pegawai lapas yang disebutkan terduga, mereka tidak pernah memesan makanan dari jasa ojek online tersebut.

“Merasa mencurigakan, petugas KPLP langsung melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang dibawa OJ ini,” bebernya.

Lanjunya, saat melakukan pemeriksaan terhadap makanan tersebut, petugas berhasil menemukan 1 bungkus klip bening yang berisi narkotika jenis sabu seberat 100 gram di dalam pop mie instan.

“Setelah dicek ternyata ada barang haram yang dimasukkan di dalam pop mie,” ungkap Susanni.

Sementara itu, Kepala KPLP Lapas Affan menjelaskan bahwa, pada pukul 16.40 Wita, semua barang bawaan OJ tersebut diperiksa dengan detail dan meminta tim Satresnarkoba Polres Lobar juga ikut memeriksa.

“Setelah saya periksa dengan detail, bahwa benar plastik bening tersebut adalah narkoba jenis sabu seberat 100 gram, dan langsung kami serahkan ke Polres Lobar,” jelas Affan.

Atas kejadian tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB Haris Sukamto mengatakan, akan mengusut tuntas percobaan penyelundupan sabu seberat 100 gram dari tangan OJ. Pihaknya akan memeriksa siapa dalang dibalik percobaan penyelundupan barang haram tersebut ke Lapas Kelas IIA Mataram.

“Siapa pun orang di belakang ini kita akan usut. Kalaupun ada pegawai, saya tidak segan-segan akan memecatnya,” Tegas Haris.

Ia juga menyampaikan, bahwa kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua staf lapas Kelas IIA Mataram yang berada di Wilayah Kuripan Lombok Barat. Jangan sampai ada barang terlarang masuk Lapas yang bermain dengan petugas kami. Jika kami temukan, Tidak ada kata maaf,” tandas Haris Sukamto.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Lobar untuk proses lanjutan. (ZM.Yan)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *