Alokasi Pemeliharaan Jalan Jembatan PUPR Siginifikan

Caption foto//Beginilah salah satu ruas jalan dan jembatan yang dibangun Dinas PUPR Sumbawa Barat.

SUMBAWA BARAT—Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya membangun infrastruktur jalan dan jembatan namun juga melakukan pemeliharaan (preservasi) terhadap jalan dan jembatan.

Dalam postur anggaran APBD murni anggaran pemeliharaan jalan cukup signifikan. Misalnya, alokasi Rp 2 milyar rupiah anggaran dikucurkan untuk pemeliharaan jalan Taliwang – Fajar, dan dalam APBD Perubahan pemerintah juga mengalokasikan tambahan anggaran sebanyak  Rp 100 juta untuk pemeliharaan berkala jalan.

Selain itu, ada juga Rp 400 juta untuk perencanaan pemeliharaan rutin jembatan Goa Kecamatan Jereweh, Rp 93.000.000 untuk pemeliharaan rutin jembatan Goa, Kecamatan Jereweh, dan Rp 3.000.000 untuk pengawasan pemeliharaan Rutin Jembatan Goa, Kecamatan Jereweh.

“Kami akan menjaga kondisi jalan agar performanya tetap dalam keadaan baik dan kuat. Demi mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Amar Nurmansyah ST kepada media ini, Jum,at, (23/11) lalu.

Masih Amar, kegiatan pemeliharaan dilakukan baik rutin, berkala maupun rekonstruksi. Seperti Preservasi dilakukan terhadap ruas jalan Taliwang – Fajar yang diperkirakan 9 kilometer dan terhadap pembangunan seluruh jembatan kurang lebih 30 Milyar.

Sementara itu, tahun 2018, Dinas PUPR mengalokasikan Rp 2,1 milyar anggaran melalui bidang Bina Marga untuk pemeliharaan jalan dan jembatan. Selain melakukan preservasi, Dinas PUPR melalui juga melakukan banyak pembangunan jalan baru.

Pada tahun 2018, Dinas PUPR telah membangun jalan baru diberbagai lokasi yang ada di Sumbawa Barat, yakni, melalui paket pembangunan peningkatan jalan dan jembatan (DAK PENUGASAN) jasa konstruksi, dengan rincian, peningkatan jalan paket satu, peningkatan ruas jalan Bertong – Perjuk Kecamatan Taliwang, Penigkatan Jalan Jorok Tiram – Leban Desa Batu Putih, peningkatan Jalan Bukit Tinggi – Moteng, dan peningkatan jalan SJK – Tana Mira, dengan pagu anggaran Rp 51 milyar lebih.

“Pembangunan jalan baru, dilakukan guna memberikan kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas, dan memberikan akses ekonomi yang mudah,” ujar Amar Nurmansyah kembali.

Dari hasil penelususran media ini, telah terlihat hasil pengerjaan berbagai ruas jalan yang dimaksud diatas, meskipun ada beberapa yang belum rampung dikerjakan mengingat kontrak pengerjaan masih berjalan.

Sehingga fokus pemerintah PU saat ini yakni berusaha menyelsaikan semua pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja masing-masing proyek. (ZM.ndy-01/ADV)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *