Bagi Beras Gratis, Cara Desa Tano Amankan Standar Hidup Nelayan

Caption foto//Kepala Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, M.Nur Hasan, menyerahkan secara simbolis lima kilogram bantuan beras gratis kepada salah seorang warga nelayan setempat.

SUMBAWA BARAT– Sejak tahun 2017 atau sejak kepala Desa Poto Tano, M.Nur Hasan, dilantik, pemerintah desa setempat menggelontorkan bantuan sosial berupa beras gratis.

Beras gratis diberikan hampir kepada 435 Kepala Keluarga (KK) Nelayan atau 1530 jiwa. Program ini dicanangkan pemerintah desa setempat sebagai bagian dari jaring pengaman sosial, agar kebutuhan pokok seperti pangan tersedia.

“Kita ketahui bersama, Poto Tano adalah basis desa nelayan. Mereka tak punya makanan pokok beras kalau tidak melaut. Terkadang jika situasi baik, mereka bisa mencari nafkah. Jika tidak mereka bergantung kepada laut. Nah, saya berfikir untuk mengamankan kebutuhan dasar warga saya dulu,”kata, Nur Hasan, Kamis (23/5).

Susana warga nelayan Poto Tano, di Kantor Desa Poto Tano, menunggu pemberian bantuan beras gratis dari pemerintah desa setempat, Rabu (22/5).

Nur Hasan satu satu kepala desa nelayan yang memberikan beras gratis bagi masyarakatnya setiap tahunnya. Bahkan, setiap kepala keluarga bisa menerima bantuan beras gratis hingga tiga kali setiap tahunnya.

Pemerintah desa setempat mengalokasikan anggaran ratusan juta untuk membantu tersedianya makanan pokok warganya. Ibarat subsidi dasar, warga nelayan merasa sangat terbantu dan tidak terlilit kembali dengan tengkulak hanya untuk makan, karena terbatasnya kemampuan alam.

“Tidak hanya beras, kita juga melihat perlunya alokasi bantuan untuk mendukung sarana tangkap nelayan. Misalnya jaring. Jaring tidak setiap waktu bisa di beli. Tapi setiap waktu dibutuhkan untuk melaut. Terkadang, rusak dan hilang. Kita coba bantu,” kata, Nur lagi.

Jaring sangat dibutuhkan oleh masyarakat nelayan setempat. Maka tahun ini, pemerintah desa setempat telah menyediakan bantuan jaringan nelayan sebanyak 200pes. Itu, kata Nur Hasan, sesuai pagu alokasi anggaran yang sudah tersedia.

Dalam APBdes Poto Tano, M.Nur Hasan sengaja mengurangi biaya untuk pembangunan infrastruktur. Dan mengutamakan alokasi bantuan kebutuhan bantuan sosial, pemberdayaan, peribadatan dan pelatihan terhadap nelayan. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *