Bhabinkamtibmas dan Anak di Jereweh Kampanye Tolak Isu Hoax

“Syukur saya tenang, karena bhabin langsung turun ke masyarakat saya. Spanduk himbauan itu berpengaruh besar di masyarakat kami. Sekarang warga saya kembali beraktifitas seperti biasa. Alhamdulillah lah, saya berterimakasih kepada bapak Kapolsek,”

Kepala Desa Goa, Mahyudin.


JEREWEH—Para Bhayangkara Pembinan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) se Polsek Jereweh bersama para orang tua dan anak dilaporkan turun ke jalan guna menunjukkan penolakan mereka terhadap penyebarluasan isu hoax penculikan yang meresahkan.

P_20170404_144951
Anak anak ini menenteng Famplet tolak Ekspolitasi Isu Penculikan Anak yang merugikan anak dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Para ibu dan anak anak ini merasa, informasi bohong yang sengaja disebarkan orang yang tidak bertanggung jawab meresahkan warga serta membatasi ruang gerak anak. Anak anak tadi bersama para bhabinkamtibmas menenteng famplet bertuliskan, ‘Stop Eksploitasi Isu Penculikan Anak’ selanjutnya difamplet lain berbunyi ‘Kami dan Polisi Hidup Aman Tenteram’.

“Kami tidak suka ada kabar berita bohong penculikan, bahkan sampai gambarnya kejam dan seram. Kami baru tahu dari polisi ternyata itu bohong. Saya mau ikut kampanye agar kita semua tidak usah percaya, itu meresahkan,” kata, Yuli Astuti, 50 tahum, warga Jereweh, Selasa (4/4).

IMG-20170404-WA0018
Kepala Desa Goa, Kecamatan Jereweh, Mahyudin.

Sejumlah anak juga mengaku, awalnya takut harus bermain di taman maupun dipusat keramaian karena takut dengan informasi penculikan. Mereka baru tahu bahwa penculikan itu bohong.

“Kita disini aman, tidak takut lagi. Senang berlatih karate dan bermain. Pak polisi ada disini. Setiap hari kita bermain,”ujar,¬† Navisa Isbar Sani, murid SDN 1 Jereweh, ditanya wartawan, kemarin.

Sama dengan Faras Adenahendra, siswa sekolah yang sama. Faras anak dari Dusun Mekar Tua Busur Desa Belo. Ia tidak ragu untuk datang berjalan kaki dari dusunnya ke pusat kota Jereweh. Ia mengaku, awalnya ia terganggu dan takut. Namun setelah polisi datang keliling ia tak lagi khawatir.

“Gak apa apa saya selalu jalan kaki bermain main. Teman teman juga bermain bersama sama,” ujar, Faras, lagi.

Sementara itu, Kepala Desa Goa, Mahyudin mengaku isu bohong soal penculikan sangat meresahkan dan mengganggu aktifitas warga. ia berterimakasih kepada kepolisian Jereweh yang cepat dan tepat mengeluarkan himbauan serta memerintahkan para bhabinkamtibmas berkliling kerumah rumah.

IMG-20170404-WA0003
Spanduk Himbauan Kepolisian Sektor Jereweh mengenai waspada isu bohong atau hoax dan provokasi yang meresahkan masyarakat, terpampang di pusat keramaian di Jereweh.

“Syukur saya tenang, karena bhabin langsung turun ke masyarakat saya. Spanduk himbauan itu berpengaruh besar di masyarakat kami. Sekarang warga saya kembali beraktifitas seperti biasa. Alhamdulillah lah, saya berterimakasih kepada bapak Kapolsek,” ujarnya, kepada wartawan, di Jereweh.

IMG-20170404-WA0020
Kapolsek Jereweh, Iptu Budiman P memimpin apel para Bhabinkamtibmas. Kapolsek menginstruksikan Bhabinkamtibmas  mengoptimalkan pengawasan  serta sosialisasi, pendampingan dan menjamin rasa aman warga agar tidak terprovokasi isu Hoax atau bohong.

Sebelumnya, Polsek Jereweh memasang spanduk himbauan di sedikitnya empat titik disetiap desa. Spanduk himbauan ini sebagai upaya kepolisian setempat menegaskan bahwa informasi apapun yang tidak jelas sumber beritanya tidak terlalu mudah dipercaya masyarakat. Kepolisian setempat menyatakan kondisi Kecamatan Jereweh sejauh ini aman dan kondusif.

“Saya harap informasi apapun yang diterima masyarakat tidak usah langsung dipercaya jika sumbernya tidak jelas. Sampaikan langsung kepada bhabinkamtibmas, kepala desa atau kepolisian terdekat. Kerjasama masyarakat dengan polisi bisa membantu terciptanya situasi aman dan tenteram,” ujar, Kapolsek Jereweh, Iptu Budiman P, di Mapolsek, Kemarin. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *