BLK Bisa Dukung Tambang  dan Industri Manufaktur

FOTO:Humas//Bupati Sumbawa Barat, H. W.Musyafirin menggunting pita tanda BLK Poto Tano diresmikan.

SUMBAWA BARAT—Pemerintah Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (25/1) akhirnya meresmikan operasional Balai Latihan Kerja (BLK) Poto Tano.

Peresmian ini membuat pemerintah sedikit lega, sebab menjadi puncak penyelesaian atas terhentinya pembangunan akibat tarik ulurnya kebijakan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) RI.

“BLK ini dibangun sejak 2007 dan 2008. Namun terhenti karena perubahan kebijakan pusat,” kata, Kepala Dinas (Kadis) Nakertrans setempat, H. Abdul Hamid, dalam sambutannya di Acara peresmian BLK, di Poto Tano, Jum’at.

Selama pembangunan berlangsung, BLK Poto Tano, kata Hamid, telah menghasilkan 563 alumni peserta pelatihan. Peserta ini dilatih skill atau kemampuan guna menghadapi industri Tambang dan industri Manufaktur serta Smelter.

Ada juga, pelatihan instalasi tenaga listrik, las listrik mesin kendaraan bermotor, pola rakit otomotif bahkan bahasa Inggris Pariwisata. Rata rata mereka kata dia, telahmemiliki sertifikat pelatihan.

Selain didanai APBN dan dilanjutkan APBD setelah dihibahkan pusat, BLK Poto Tano juga mendapat bantuan peralatan instalasi dan alat praktik dari kementerian.

Lembaga ini juga didukung dengan sejumlah instruktur ahli bersertifikat baik asal Sumbawa Barat, Sumbawa dan Mataram. Didukung 16 pegawai ASN, BLK diharapkan mampu mencetak calon pekerja yang diterima bursa kerja industri Tambang dan Manufaktur.

BLK  Poto Tano memiliki ruang Asrama, ruang belajar, praktik kerja (Work Shop) dan Kantor. Asrama didukung 9 kamar serta didukung peralatan bertehnologi tinggi lainnya.

Selain tambang, Sumbawa Barat memiliki potensi industri Manufaktur yang menjanjikan. Seperti pabrik galangan kapal, Smelter. Belum lagi industri perikanan dan kelautan seperti Tambak, pengolahan bahkan baku serat kertas dan karpet seperti tanaman Sisal. Kesemua potensi industri itu membutuhkan tenaga terampil di berbagai bidang penguasaan tehnologi IT dan mesin.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin secara simbolis meresmikan pengoperasian BLK Poto Tano. Kepala daerah menandatangani prasasti dan menggunting pita. Musyafirin berharap, BLK tetap akan terus dikembangkan dan kedepan mampu mencetak tenaga kerja handal dan dibutuhkan pasar kerja. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *