BMKG Ingatkan KSB Siaga

Keterangan Foto : Antisipasi dampak lebih buruk  anggota kepolisian dari Sektor dan anggota TNI dari Koramil Taliwang ikut membantu mengangkut barang berharga milik warga, untuk di evakuasi ke wilayah yang lebih aman.

TALIWANG—Badan Metreologi  Geofisika Klimatologi (BMKG) NTB Mengingatkan Kabupaten Sumbawa Barat segera menetapkan status siaga bencana banjir, menyusul potensi pertumbuhan awan hujan diwilayah Pulau Lombok dan bagian barat Pulau  Sumbawa.

IMG-20170201-WA0002
Air bah, terus meluap ke jalan jalan utama ibu kota Taliwang. Tampak simpang berang, air menutupi jalan jalan protokol, Rabu (1/2).

“Kita sudah di peringatkan untuk siaga banjir. Bupati sudah menginstruksikan bahwa Sumbawa Barat kini berstatus siaga bencana Banjir dan Longsor,” kata, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, H.Hamzah, di Taliwang, Rabu (1/2).

Menurut Hamzah, laporan prakiraan cuaca BMKG  menyebutkan KSB akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, sampai 4 Februari mendatang. Pertumbuhan awan diakibatkan suhu permukaan laut yang cukup hangat antara 280 sampai 29 derajat celcius dengan anomali sekitar minus 1,00 sampai dengan plus 0,50 derajat celcius.

Sementara  data yang dirilies BMKG NTB menganalisa penyebab terjadinya hujan yang mengguyur NTB beberapa hari terakhir ini yakni, adanya kondisi fisis dan dinamika atmosfir dimana terdapat pusat tekanan rendah disebelah barat laut australia. Yakni, mencapai 1000 hPa. Sedangkan dibagian barat Australia sekitar 1006 hPa dan bagian utara tercatat 1003 hPa.

IMG-20170201-WA0003
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Taliwang di Kelurahan Telaga Bertong, ikut direndam banjir.

Tekanan atmosfir ini terjadi akibat terdapat palung tekanan rendah di selatan NTB. Terbentuk nya daerah Konvergensi atau pertemuan  angin. Sehingga akhirnya memicu potensi hujan sedang lebat diwilayah barat pulau Sumbawa dan Lombok.

“BPBD sementara ini mencatat banjir terjadi di dua Kecamatan, yakni Brang Rea dan Taliwang,” akunya.

IMG-20170201-WA0007
Anggota TNI dari koramil Taliwang bahu membahu mengevakuasi Sepeda motor milik warga korban banjir.

Sampai saat ini tim tanggap darurat bencana masih melakukan proses pemantauan dan evakuasi di sejumlah kawasan terparah. Misalnya, Dusun kejawat Desa Sapugara Bree. di Kecamatan Taliwang, Kelurahan Menala, Sampir, Bugis, Kelurahan Dalam, Banjar Sari dan Arab Kenangan.

Banjir terjadi akibat meluapnya sungai Brang Rea serta air bah bercampur material. Sementara ini BPBD memperkirakan banjir merendam ribuan rumah, ratusan hektar sawah, sarana pendidikan seperti SMA 1 Taliwang, SDN 11, SDLB, TK Pembina dan SMP 3.

“Kita juga sudah tetapkan status tanggap darurat empat hari kedepan,”demikian, Hamzah.

Sementara itu pantauan media di Taliwang, air bah menerjang pemukiman padat penduduk di Sampir. Disana tinggi air sampai lutut orang dewasa. Di Sapugara, Dusun Roro Pedi  Desa Banjar sampai pinggang orang dewasa. Kompleks pertokoan simpang taman Tiang Nam air hingga paha. Selanjutnya di jalan Sutan Syahril Bugis juga air menutupi betis orang dewasa.

IMG-20170201-WA0004
Anggota kepolisian Resort Sumbawa Barat ikut membantu warga membersihkan saluran drainase dari material banjir yang terdiri dari kayu dan semak belukar.

Disisi lain, aparat kepolisian di bantu TNI tengah sibuk berpatroli serta ikut mengevakuasi barang barang warga dan membersihkan sampah dan material kayu serta semak belukar di parit parit yang di lalui banjir.(ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *