BNN KSB : Tren Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar Meningkat

Caption Foto// Kepala BNN Sumbawa Barat, AKBP Hurri Nugroho (tengah,red) tengah memberikan keterangan dalam Press rilies akhir tahun di Kantor BNN setempat, Kamis (27/12).

SUMBAWA BARAT—Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa Barat, mengumumkan realisasi kinerja serta progress penanggulangan Penyalahgunaan serta peredaran Narkoba selama 2018.

Angka penyalahgunaan narkoba dari tahun 2012-2018 di Kabupaten Sumbawa Barat, menunjukkan dominasi kalangan pelajar. Dan menurut BNNK setempat, tren ini semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Misalnya diawali Tahun 2012, pelajar yang terlibat kasus Narkoba dua orang. 2013 tiga orang, 2014  dua orang, 2015 – 38 orang, 2016 42 orang, 2017  turun  26 orang. 2018 meningkat 33 orang.

“Kalau di lihat statistik tren penyalahgunaan meningkat setiap tahun. Utamanya di kalangan pelajar,”kata, Kepala BNNK Sumbawa Barat, AKBP Hurri Nugroho, dalam press rillies di kantornya, Jalan Raya Telaga Bertong, Kamis (27/12).

Keterlibatan pelajar dalam Penyalahgunaan Narkotika setidaknya ada 33 orang hingga akhir tahun 2018 menunjukkan angka yang cukup besar. Dan ini kata Hurri mengkhawatirkan.

Adapun rincian Penyalahgunaan  narkoba di kalangan pelajar antara lain, tingkat Sekolah Dasar (SD) satu orang, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 25 orang dan  Sekolah Menengah Atas  (SMA) ada  23 orang. Sementara, untuk Perguruan Tinggi tiga orang.

Hurri Nugroho menegaskan, saat ini BNN telah bekerjasama dengan lintas sektoral untuk memerangi peredaran narkoba. Salah satunya koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) setempat.

” BNN juga membuat program yang melibatkan DIKPORA, melalui kurikulum terintegrasi,” jelas Hurri.

Ditengah kendala kekurangan personel, Hurri yakin dengan kerjasama semua pihak peredaran serta pencegahan Penyalahgunaan Narkoba bisa di tekan.

Sementara itu, melihat bahaya peredaran narkotika yang mengancam generasi muda bangsa Indonesia, Persiden RI Joko Widodo, menginstruksikan kepada seluruh Kementerian lembaga dan perangkat daerah untuk mengimplementasikan Inpres No. 6  tahun 2018, tentang rencana aksi nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika ( P4GN) tahun 2018-2019.( ZM.fj.02).

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *