BNN Rambah Dunia Pendidikan

Caption Foto// Kepala BNN Sumbawa Barat, AKBP. Hurri Nugroho, SH.MH

SUMBAWA BARAT—Berdirinya BNN di negeri ini seiring dengan maraknya peredaran narkotika yang melanda negara kita.

BNN tidak mampu berdiri sendiri untuk memerangi keganasan dan percepatan peredaran narkotika mafia mafia lokal ataupun internasional. Yang selalu membuat sibuk aparat kepolisian dan BNN sendiri.

Dukungan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu membantu kinerja BNN dalam memerangi narkoba. Seperti yang di lakukan saat ini.

Badan Narkotika Nasional (BNN) masuk dalam dunia pendidikan. Pelaksanaan ini bertujuan memberikan pemahaman terhadap siswa agar terhindar dari peredaran narkotika yang merusak generasi bangsa.

Saat ini BNN bersama Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Sumbawa Barat, membuat  program bersama “Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat dalam Tanggap Darurat Narkoba”.

Program ini nantinya akan di masukkan ke dalam kurikulum pembelajaran siswa SD, SMP, SMA. Agar siswa mengerti lebih awal tentang bahayanya narkoba.

“Saat ini Idonesia sudah kondisi gawat darurat narkoba. BNN, mengajak DIKPORA untuk bersinergi dalam memberikan pendidikan tentang pentingnya menjauhi narkoba,” jelas, AKBP Hurri Nugroho, SH. MH. Kepala BNN Kabupaten Sumbawa Barat.

Para guru di KSB mendukung sekali program ini, sebagai pengajar  yang berperan menyampaikan informasi tentang bahaya narkoba melalui teknis pembelajaran.

” Kami para guru sangat merespon sekali program  ini, akan kita sampaikan juga informasi tentang bahaya narkoba, meski diluar kurikulum, agar anak didik kita menjauhi narkoba yang merusak kepribadian generasi muda Bangsa Indonesia,” ujar, Kanti Warih, Spd guru SMP 4 Taliwang, kepada wartawan.

Dalam rangka menyusun program kurikulum yang di buat untuk pembelajaran siswa di tahun ajaran mendatang. Pengetahuan tentang narkoba dan bahayanya di masukan kedalam beberapa mata pelajaran seperti, PPKN, Biologi, IPA dan Bahasa Indonesia.

“Pembelajaran, pengetahuan tentang narkoba Penting,  dan memang di butuhkan karena pengaruh narkoba saat ini sudah sangat menghawatirkan di tingkat sekolah. Jika ini dimasuk kan kedalam kurikulum tambah mengikat pengetahuan siswa tentang pengaruh dan dampak buruk Narkoba itu,” urai, Agus Putra Hadi, SPd Kepala sekolah SMAN 1 Jereweh kepada media ini

UPT Dikmen  PK-PLK Kabupaten Sumbawa Barat untuk tingkat SMA dan SMK.

Hamdon. Spd. M.M,  memberikan masukannya.

” BNN harus serius dan tuntas dalam membuat, menyusun, dan melaksanakan program ini jangan hanya membuat program setelah itu di biarkan tanpa aplikasi yang berkelanjutan,”jelas, Hamdon.

” Ini kita nilai positif dan baik, tapi harganya mahal. Karena lintas sektoral, kenapa kita sebut mahal karena  untuk melaksanakannya butuh sosialisasi dan kontrol yang berkelanjutan jika materi BNN ingin masuk ke semua siswa. Tentunya BNN harus siap anggaranya,” tambah nya.

BNN akan merangkul seluruh Instansi dan Dinas terkait dalam program perang melawan peredaran narkoba, terutama di Kabupaten Sumbawa Barat, untuk itu BNN meminta seluruh elemen masyarakat bersatu memerangi narkoba dari segala lini. (ZM, Fj 02)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *