Dapat Restu Partai, MP Jadi Triger Hadapi Petahana

SUMBAWA BARAT–Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Sumbawa Barat, Mustakim Pattawar (MP) menegaskan maju pada Pilkada 2020 mendatang. Ia figur yang awalnya tidak diperhitungkan bakal maju.

Akan tetapi, Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru berkata beda. SBY mengutus MP untuk menjajal Pilkada Sumbawa Barat yang konon di isi kelompok petahana yang kuat.

“Kami terukur. Kajian Demokrat matang dan tuntas. Kami punya pusat kajian khusus yang mendesain serta survey terukur. Gak ada kata gak siap, kami diminta pak SBY terjun,” kata, Mustakim, kepada Pers, hari ini.

MP sendiri adalah tokoh politik yang sangat senior di Sumbawa Barat bahkan di NTB. Rekan seperjuangan Nurdin Ranggabarani (NR) politisi kawakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu memiliki jaringan nasional luas. MP duduk di salah satu jajaran tim pengkaji politik di Pusat Kajian Etika Politik Pemerintahan (PUSKAP) Jakarta. Dimana, SBY, Andy Malarangeng dan Riyas Rasyid berada di dalamnya.

Presiden BEM Universitas Muhammadya Jakarta dua periode 1998-2000 itu, menegaskan perang wacana mesti di adu dengan kemampuan gagasan dan melihat perspektif Sumbawa Barat kedepan. Dengan berbagai jaringan nasional yang dimiliki, ia yakin akan ikut menjadi Triger atau pemicu terhalau nya strategi petahana yang konon kembali satu paket berpasangan.

” Kami tidak ragu untuk mengikuti seluruh proses pendaftaran dan seleksi partai. Intinya, spirit bangun komunikasi lintas partai, pertukaran ide dan gagasan bangun KSB lebih baik. Kita mendaftar karena memang kita harus berkoalisi,” terangnya.

MP sendiri telah mendaftar ke tim penjaringan bakal calon bupati dari Partai Nasdem. Ia bahkan telah mengambil formulir pendaftaran ke Gerindra kemudian dilanjutkan ke PKPI.

Dalam catatan wartawan, MP memang sosok yang kontrofersi. Adik kandung mantan Ketua DPRD, Manimbang Kahariady terkenal konsisten dan memiliki garis politik yang memberi warna di DPRD Sumbawa Barat selama ini. Tiga periode menjadi anggota DPRD menjadikan Mustakim memiliki style sendiri.

Ia bahkan pernah dijegal berkali kali maju pada Pilkada oleh lawan politiknya. Ke khawatiran akan sepak terjangnya membuat sang lawan berfikir dua kali. Politisi millenia yang kaya akan organisasi dan bagian dari aktivis 98 bersama Fahri Hamzah itu kini kembali siaap turun gelanggang.

MP bahkan tidak jarang berseberangan dengan saudaranya sendiri jika menyangkut hal prinsip dalam politik.

“Tapi sebagai adik silaturrahmi keluarga tetap terjaga dan terpelihara,” terangnya.

Bersama sang Kakak, Drs. Manimbang Kahariady, ketua DPRD Sumbawa Barat pertama.

Sebelumnya, MP sendiri bahkan masuk dalam unsur pimpinan DPRD diawal awal terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat. Ia juga aktif di pengurus Lembaga Adat Tanah Samawa (LATS) hingga kini. Ketokohan inilah yang menjadi modal dasar MP berbicara dan mendulang sukses di Pilkada nanti.

Keberadaan MP, bisa menjadi magnet baru dengan segala kontroversialnya. Cendikia dan pendidik di Yayasan Pena (Yaspen) Tugu Ibu, Depok Jakarta Selatan, selama 10 tahun tersebut semakin matang dan siap tarung. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *