Demo Gulung Debt Collektor Berlangsung di Sumbawa

SUMBAWA BESAR–Sejumlah aktifis LSM pemerhati desa dan koalisi masyarakat anti ketidak adilan melancarkan aksi unjuk rasa di Sumbawa, ibu kota Sumbawa Besar, Senin (14/4) waktu setempat.

Aktifis ini meminta kepolisian republik Indonesia khususnya kepolisian resot Sumbawa Besar menghentikan aktifitas Debt Collektor atau oknum petugas leasing penarik kendaraan bermotor dengan cara paksa. Polisi diminta menegakkan hukum dan memproses hukum para preman jalanan ini (Debt Collektor,red) hingga ke meja hijau.

“Aksi mereka sudah sangat meresahkan. Perampasan kendaraan bermotor di jalananan itu tindak pidana. Kami dukung polisi menindak mereka sesuai KUHP,” kata, Aji Rusdianto, koordinator aksi, dalam orasinya di Mapolres Sumbawa.

Para aktifis ini dilaporkan telah menyuarakan protes dan tekanan kepada aparat penegak hukum, baik kepolisian dan kejaksaan agar menjaga perasaan dan hak masyarakat rendah yang selalu menjadi korban ketidak pastian hukum atas ulah Debt Collektor ini.

Aji Rusdianto, koordinator aksi dukung polisi berantas Debt Collektor berdialog dengan perwira tinggi perwakilan kepolisian Sumbawa Besar, di Mapolres, Senin.

Kasus perampasan kendaraan bermotor yang masih tanggungan leasing, kata Aji ibarat lingkaran setan. Ini sindikat rapi dan berlindung dibalik kontrak fidusia leasing yang sebenarnya tidak ada hubungan dengan para Debt Collektor ini. Namun, leasing kerap menyewa para Debt Collektor untuk meneror nasabah, padahal ada ketentuan atau aturan lain yang mengatur masalah kontrak fidusia. Diantaranya, undang undang fidusia sendiri.

“Korbannya selalu masyarakat di pedesaan. Petani dan nelayan. Mereka orang yang harusnya dilindungi dan di beri edukasi hukum, bukannya korban eksploitasi bisnis haram lembaga finance. Kami dukung dan minta Kapolres Sumbawa tegas soal ini,” kritiknya.

Sebelumnya, aktifis LSM ini menggelar aksi dalam bentuk penyebaran spanduk famplet dan baliho. Isinya, menuntut kepolisian atau aparat penegak hukum memberantas aktifitas Debt Collektor dan preman jalanan yang merampas kendaraan bermotor masyarakat. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *