Gubernur : Kita Butuh Kritik dan Saran Dari Intlektual Muda NTB

MATARAM— Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkiefli Mansyah, meminta seluruh intlektual muda di NTB melayangkan kritik dan saran kepada pemerintahan Zul-Rohmi, sebagai bentuk mendukung kemajuan NTB.

Gubernur menegaskan, kalangan intelektual muda, mulai dari NGO, aktifis mahasiswa, civitas akademika, cendikiawan lintas agama serta seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP), kini sangat dibutuhkan pemerintah.

“Hari ini kami sangat membutuhkan kritik dan masukan anak anak muda, NGO, aktifis mahasiswa, akademisi, tokoh ormas lintas agama serta seluruh elemen lainnya. Saya, bangga bisa berfikir bersama dengan tokoh dan kaum intlektual muda NTB,” kata, Gubernur dalam, siaran pers tertulis, menandai perjalan satu tahun pemerintahan Zul-Rohmi, di Mataram, hari ini.

Kebijakan program NTB gemilang kata Gubernur sejatinya bagian dari melanjutkan pembangunan dan ikhtiar para pemimpin terdahulu. Ini tidak lain untuk mencapai visi pembangunan investasi dan sumber daya manusia. Ditengah persaingan global dan era industrialisasi kedepan, NTB butuh kerja bersama kolektif  dengan semua elemen masyarakat.

Ia mengucapkan banyak terimakasih kepada forum koordinasi pimpinan daerah. Baik, Kapolda, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Danrem, Danlanal, Danlanud, Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi serta seluruh jajaran dan aparatur negara. Khususnya, kalangan media massa dan para Jurnalis.

Begitu juga para Bupati dan Wali Kota, pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi kerja dan kinerja bersama pemimpin daerah daerah ini. Gubernur bangga bisa bekerja sama dan ikut andil menyelesaikan seluruh persoalan di daerah.

Kerja bersama dalam satu tahun terakhir ini bisa menjadi spirit besar bagi Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menjalankan amanat rakyat untuk menyelenggarakan pemerintahan yang aman, damai guna mewujudkan visi NTB gemilang tadi.

Pemerintah juga berharap, melalui refleksi satu tahu kepemimpinan Zul Rohmi, saya selaku gubernur mengajak seluruh komponen anak bangsa lintas generasi, untuk menyatakan pemahaman.

Kita hentikan budaya saling menghujat dan menjatuhkan satu sama lain. Gubernur meminta, mari kita gunakan energi positif tersebut untuk membuat terobosan dan prestasi yang lebih besar.

“Tujuan kita untuk mensejahterakan rakyat. Jika nawaitu kita baik, dan ikhlas, insya Allah NTB akan di berkahi Rahmat Tuhan yang maha esa,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB kata Zulkiefli Mansyah, menyambut baik seluruh kritikan, aksi demonstrasi, hasil diskusi kalangan kampus dan NGO, media massa. Semua itu dipandang pemerintah sebagai cara merefleksikan partisipasi semua pihak dalam mendorong visi NTB gemilang.

Pemerintah menilai, budaya kritik dan saran diharapkan terus di kembangkan, dalam kerangka saling dukung, saling menghormati dan saling mencerahkan.

Tantangan NTB kedepan tidaklah muda, ia berharap semua pihak bergandengan tangan mewujudkan iklim investasi yang nyaman dan aman. Demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

” Sekali lagi saya sebagai Gubernur berharap, kita semua menjaga rumah besar kita. NTB masa depan kita bersama,” demikian Gubernur. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *