Spanduk Sambut Andy Hermawan Bertebaran

0
270
div class="td-all-devices">

TALIWANG— Ada yang berbeda jika anda melintasi Kecamatan Poto Tano dan Kecamatan Seteluk. Spanduk ucapan pelepasan dan terimakasih atas pengabdian Kapolres lama, AKBP Teddy Sehendyawan Syarif serta ucapan selamat datang dengan Kapolres Sumbawa Barat yang baru AKBP Andy Hermawan mulai terlihat di dua kecamatan itu.

Spanduk yang dipasang atas nama tokoh agama dan masyarakat Seteluk dan Poto Tano tersebut berisi tentang ucapan terimakasih atas pengabdian Kapolres lama dan ucapan ajakan serta dukungan terhadap kapolres baru untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Sumbawa Barat di masa masa akan datang.

” Itu bagian dari tanggung jawab dan ucapan terimakasih kami sebagai masyarakat serta bentuk dukungan kepada kapolres baru untuk memelihara keamanan dan penegakkan hukum,”ujar, KH. Zulkifli Daud, tokoh agama Seteluk Tano, kepada wartawan, kemarin.

Ia mengatakan, warga Seteluk sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan kepolisian Sumbawa Barat dalam menjaga kondusifnya daerah, menekan kasus pencurian dengan kekerasan serta  mencegah munculnya kasus perampokan ternak, sebagaimana terjadi di Dusun Sepakek Desa Senayan, tahun 2014 lalu.

“Ini yang patut kita syukuri. Kepolisian ketika itu bahu membahu dengan masyarakat. Polisi bekerjasama dengan Kades, RT dan bahkan tokoh agama agar upaya penegakkan hukum ini berjalan santun dan tegas,”ujarnya, lagi.
Kerjasama polisi dan masyarakat, kata Dea Guru sapaan akrab Zulkifli Daud tidak hanya soal keamanan wilayah, tapi juga bidang sosial dan keagamaan.

” Saya baru lihat di Seteluk ini, Kapolsek dan Kapolres ikut aktif berpartisipasi membangunan masjid dan gotong royong. Misalnya di Seteluk Atas ini. Ratusan polisi diterjunkan bangun sarana peribadatan, gotong royong sosial juga. Hal yang sama juga dilakukan di Tua Nanga dan kawasan pesisir,” ujar, Kepala Desa Seteluk Atas, M. Said, kemarin.

Sementara itu, di sela sela persiapan keberangkatannya ke Surabaya, mantan Kapolres Sumbawa Barat Teddy Suhendyawan Syarif berpesan bahwa sistem di polri sesungguhnya sama. Itu perintah dan tugas yang diamanatkan Kapolri kepada seluruh satuan wilayah tugas. Jadi menurutnya, siapapun pemimpin Polri didaerah tugasnya memang melayani, mengayomi dan menegakkan hukum bersama rakyat.

“Polri tunduk dengan tugas negara, tugas melayani dan menegakkan hukum negara. Tujuannya untuk menjamin rasa aman dan ketentraman masyarakat,”ujarnya.

Siapapun kapolresnya menurut Teddy tidak dekat dengan sekolompok atau oknum atau lembaga tertentu saja, tapi seluruh komponen negara harus dekat, sebab tugas yang diembannya sama. Apakah itu lembaga pemerintah, antar lembaga penegakkan hukum, LSM, Pers, masyarakat serta lembaga mitra strategis pertahanan negara seperti TNI.

“Itu tugas dan amanat negara kepada polri. Jadi, di KSB kita berkewajiban untuk dekat dan melayani siapapun,”demikian Teddy. (ZM.ndy-01)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here