Alfamart Akui Kecolongan Jual Produk Kadaluarsa

0
434
div class="td-all-devices">

Arif menyampaikan permohonan maaf perusahaan kepada konsumen warga Sumbawa Barat akibat kelalaian ini. Pihaknya paska kejadian itu langsung memerintahkan seluruh unit untuk memeriksa produk yang masuk dan stay digudang se Nusa Tenggara Barat.


TALIWANG—Management toko modern Alfamart Nusa Tenggara Barat mengakui kecolongan akibat ditemukannya produk minuman kadaluarsa disalah satu gray toko modern itu di Kabupaten Sumbawa Barat.
Penemuan berawal dari tim terpadu yang terdiri Dinas Kesehatan, Kepolisian dan perwakilan Balai Besar Obat dan Makanan (BPOM) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap penjualan produk makanan dan minuman di pasaran. Tepatnya diwilayah Kecamatan Seteluk.
Tim yang menyisir sejumlah toko, kios termasuk toko modern Alfamart menemukan banyak sekali jenis atau merk makanan dan minuman yang kadaluarsa.

IMG-20160615-WA0030
Tim tengah memeriksa produk makanan dan minuman di salah satu distributor

Salah satunya merk minuman, ditemukan sudah kadalursa atau lewat batas masa berlaku (Expired,red) dijual dan tersimpan didalam lemari pendingin salah satu gray atau outlet Alfamart, Desa Air Suning Kecamatan Seteluk.
‘’Kami kepolisian diminta mendampingi sesuai permintaan Dinas Kesehatan (Dikes) guna melakukan inspeksi peredaran produk makanan dan minuman yang tidak layak jual. Saya telah terjunkan unit Intel dan Reskrim,’’ kata, Kapolsek Seteluk AKP. Kadek Suprtha, dikonfirmasi, Rabu (15/6) petang.
Regional Coorporate Communication Manager Alfamart, Arif L. Nursandi mengakui pihaknya sangat kecolongan. Ia baru menerima laporan terkait ditemukannya produk minuman kadaluarsa disalah satu outlet Alfamart.
Arif menyampaikan permohonan maaf perusahaan kepada konsumen warga Sumbawa Barat akibat kelalaian ini. Pihaknya paska kejadian itu langsung memerintahkan seluruh unit untuk memeriksa produk yang masuk dan stay digudang se Nusa Tenggara Barat.
‘’Kami langsung minta seluruh outlet se NTB memeriksa seluruh barang dan produk kami. Kami akan memperbaiki kondisi ini kedepan pak,’’janjinya.
Arif menegaskan, sebenarnya sistem telah mengatur barang yang masuk masa berlakunya habis dicek atau ditarik selambat lambat 30 hari sebelum tenggat waktu edar habis. Kemungkinan kata dia, kasus di outlet Air Suning petugas barang kurang teliti melakukan cek, sehingga produk minuman itu tertukar antara yang ditarik dan yang masuk.

IMG-20160615-WA0015
Petugas Kepolisian dan Dinas Kesehatan mendata salah satu merk minuman yang diduga kadaluarsa, di salah satu outlet Alfamart

Ia menegaskan pihaknya berterimakasih kepada kepolisian, dinas instansi terkait yang telah melakukan pengawasan dan memperingatkan perusahaan Alfamart dan pasar untuk berhati hati menjual atau mengedar produk makanan dan minuman kadalurasa yang dapat merugikan konsumen.
‘’Sekali lagi kami akan melakukan pengecekan menyeluruh mas,’’demikian, Arif.
Sebelumnya, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin bersama Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, S.Ik melakukan pemusnahan barang makanan dan minuman kadaluarsa dan berbahaya didepan kompleks pemerintahan setempat, KTC, di Taliwang, ibu kota Sumbawa Barat, beberapa pekan lalu.
Wakil Bupati atas nama pemerintah mnegaskan kepolisian dan lintas SKPD telah bekerjasama melakukan operasi pencarian atau menarikan seluruh produk kadaluarsa di seluruh wilayah Sumbawa Barat.
‘’Saya minta parat kepolisian dan dinas terkait dibantu TNI untuk menaik dan merazia seluruh makanan kadaluarsa di pasaran. Kita ingin Sumbawa Barat bebas dari makanan yang tidak layak konsumsi terutama dibulan Ramdhan ini,’’ kata, Wabup saat meberikan keterangan kepada wartawan pekan lalu. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here