Salah Faham Bupati Sumbawa dan Warga Saling Lapor

0
339
div class="td-all-devices">

Keterangan Foto : Bupati Sumbawa, H. Husni Jibril, B.Sc tengah memberikan keterangan kepada petugas SPKT Polres Lombok Timur, sebagai pelapor kasus dugaan pengrusakan kendaraan dinasnya.

TALIWANG—Bupati Sumbawa, H. Husni Jibril terpaksa melaporkan, Agus Santoso, warga Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat, karena diduga melakukan pengrusakan kendaraan dinas jabatan kepala daerah.

Insiden pengrusakan itu terjadi di area parkir Pelabuhan penyeberangan Kayangan, Sabtu (16/7) sekitar pukul 20.30 Wita. Bupati melaporkan, Agus Santoso keruangan Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek KP3 Kayangan hari itu juga.

IMG-20160717-WA0002
Mobil Dinas jabatan Bupati Sumbawa, H. Husni Djibril, B.Sc, yang diduga dirusak, Agus Santoso.

Dihadapan petugas SPKT, Husni Jibril mengatakan, Agus Santoso  merusak dengan memukul tutup kap mobil karena lama mengantre dan terhalang kendaraan Bupati. Mendengar suara klaskson mobil terlapor, sopir Bupati, Amri Rahman bergegas mendatangi mobil dan memajukannya ke area yang sedikit kosong.

‘’Ketika itu, beliau bupati tengah sholat. Kemudian setelah kembali ia mendapati kendaraannya penyok di bagian kap. Karena dirusak, beliaupun melaporkan kejadian itu ke polsek,’’kata, sumber kepolisian Lombok Timur, dikonfirmasi Minggu.

Sementara itu, tidak berselang lama, Agus Santoso melaporkan balik, Amri Rahman, Sopir mobil dinas Bupati. Amri dilaporkan Agus karena diduga melakukan tindak pidana penganiyaan sebagaimana pasal 251 KUHP.

Pelapor menjelaskan ketika itu, Sabtu (16/7) sekitar pukul 20.30 wita di area parkir Pelabuhan Kayangan pelapor hendak menyebrang ke pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat. Agus dihadapan polisi mengatakan, ketika itu antrean sangat panjang. Pelapor turun dari atas mobil dan bergegas mendatangi mobil dinas bupati yang berada paling depan.

Ia memukul kap mobil karena alrm kendaraan terus saja berbunyi. Tidak terima, sopir Bupati Amri Rahman ikut turun dan berdebat dengan pelapor. Karena tak tahan emosi, menurut pelapor, terlapor menggepalkan tinju dan memukul kea rah telinga kiri pelapor hingga dua kali.

‘’Kedua belah pihak ini sama sama melaporkan kejadian itu. Polisi kini menangani laporkan keduanya sesuai aturan hukum yang berlaku,’’ kata sumber kepolisian setempat. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here