Polisipun Gotong Royong Ikut Bangun Pendidikan

0
322
div class="td-all-devices">

Keterangan Foto : Anggota kepolisian Resort Sumbawa Barat dari satuan Sbhara berbagi buku tulis dan alat tulis gratis bagi siswa siswa anak kurang mampu. Ini bagian dari ikut mensukseskan pencangan donasi amal Rp 1000 anggota Polri.

 

TALIWANG—Kepolisian Sumbawa Barat nampaknya tidak hanya konsen menyentuh program sosial kepada rakyat miskin, orang terlantar bahkan penderita penyakit jiwa. Polisi bahkan berkomitmen ikut juga berpartisipasi dalam membangun kualitas dan sumber daya pendidikan, meskipun diawali dari yang terkecil.

IMG-20160727-WA0013 Program 100 hari pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati, H. W.Musyafirin dan Fud Saifuddin selain menitik beratkan bidang kesehatan berupa pembangunan jamban, rumah tidak layak huni dan Badan Penyedia Jaminan Sosial (BPJS) gratis , juga memprogramkan seragam gratis, buku gratis  bagi siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

‘’ Saya mengaplikasikan gotong royong itu adalah gerakan kesadaran bersama membangun daerah dengan tindakan yang mendorong percepatan pembangunan. Termasuk bidang pendidikan. Maka itu, saya arahkan  anggota untuk memanfaatkan moment ini guna membantu siswa siswi miskin,’’kata kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan,  diruang kerjanya, kemarin.

Ia juga mengatakan, memang membangun kualitas pendidikan bukan tanggung jawab polisi. Sebagai pengayom pelindung dan penegak hukum, polisi hanya terpanggil untuk ikut memikirkan hal lain yang dibutuhkan sesama.

IMG-20160727-WA0007Andy Hermawan mengatakan, program donasi Rp 1000 per hari per anggota yang dicanangkan Kapolda NTB, Brigjen Umar Septono ditindak lanjuti dirinya dengan ikut melaksanakan program yang sama. Dana dana yang terkumpul digunakan anggota masing masing Polsek untuk membantu kegiatan atau orang orang tidak mampu disekiling kita. Khususnya di Polres, ia mengrahkan dana donasi yang terkumpul bisa juga dibeilikan buku buku dan alat tulis, agar bisa dibagikan kepada siswa dan siswa yang benar benar membutuhkan.

Kasat Sabhara Polres Sumbawa Barat, Iptu Arman Wijaya mengatakan, pihaknya mendapat tugas melaksanakan patroli rutin untuk memantau situasi kemanan seluruh wilayah. Jadi, kesempatan itu ia gunakan untuk menyalurkan bantuan sumbangan anggota untuk membeli buku dan alat tulis agar dibagikan kepada  anak anak orang tidak mampu, dimana saja anggota berpatroli.

‘’Jadi, kapan saja dan dimana saja, jika ada informasi anak anak kita yang tidak mampu, ya saya minta anggota datangi. Menyempatkan waktu sejenak untuk membagikan buku dan alat tulis itu,’’ujarnya.

Fani, 11 tahun, murid SDN Telaga Bertong warga RT 04 RW 09 Telaga Bertong itu, tiba tiba kaget ketika pulang sekolah ia didatangi sejumlah personel anggota kepolisian. Fani awal enggan keluar rumah karena takut. Tapi ia tersipu malu, ketika polisi malah menyodorkan sejumlah paket buku tulis baru, serta alat tulis yang baru pula.

‘’Saya hanya titip pesan ke ibunya dan Fani agar lebih giat belajar. Mudah mudahan buku tulis itu bermanfaat buat menyemangati Fani,’’kata, anggota polisi berpesan kepada keluarga Fani.

IMG-20160727-WA0009Lain Fani lain pula, Suud, 10 tahun, siswa SDN Labuhan Balat Kelurahan Telaga Bertong. Warga RT 04 RW 09 itu lagi duduk santai sepulang sekolah di depan rumahnya. Rumah berdinding bedek cat warna Hijau  tua itu sehari hari menjadi tempat perlindungan yang nyaman bagi  keluarga Suud. Ibu Suud, ketika itu lagi sibuk menjadi buruh pemecah batu tak jauh dari rumahnya.

Suud berteriak memanggil sang ibu begitu mengetahui polisi dan RT setempat mendatangi rumahnya. Tanpa melepas genggaman sang ibu, Suud duduk di pelataran rumah dan menerima bantuan buku tulis beserta alat tulis baru dari anggota polisi yang bertugas hari itu.  Ia tak banyak bicara, sang ibupun hanya mengucapkan terimakasih. (ZM.ndy-01)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here