TNI Siarkan Arahan Presiden

0
363
div class="td-all-devices">

Keterangan Foto : Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

 
SUMBAWA–Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI atas nama Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memerintahkan para Kasad, Pangdam, Danrem, Dandim hingga Babinsa se Indonesia untuk menekankan penguatan fungsi tugas TNI sebagai garda terdepan menjaga pertahanan negara, Minggu (30/10) di Serang.

Panglima mengatakan, TNI selalu memegang teguh amanat Sapta Marga Sumpah Prajurit. Yakni, selalu setia kepada negara kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan undang undang dasar 1945.

unnamed-1
Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1607 Sumbawa, Letnan Kolonel Inf. Sumanto.

TNI selalu membela ideologi negara, pancasila. Tetap sebagai bhayangkari negara dan bangsa Indonesia. Panglima menegaskan, Presiden sebagai Panglima tertinggi TNI telah memberikan amanat kepada TNI pada HUT ke 70 tanggal 5 Oktober 2015, agar TNI meneguhkan jati diri sebagai tentara rakyat. Tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

Menurut Panglima, Presiden juga telah memerintahkan TNI menempatkan diri sebagai perekat ke majemukan dan menjaga persatuan Indonesia. Sebagai tentara milik rakyat, TNI tidak boleh bersekat sekat dalam kotak suku, agama dan golongan.

TNI adalah satu, yang bisa berdiri tegak di atas semua golongan, mengatasi kepentingan pribadi dan kelompok yakni, mempersatukan ras, suku dan agama dalam mewujudkan cita cita kemerdekaan.

Presiden juga memerintahkan agar TNI terus menjaga Bhineka Tunggal Ika. Karena dengan itu Indonesia menjadi bangsa yang majemuk yang kuat dan solid.

“TNI harus menjadi garda terdepan dalam mengelola dan menjaga kebhinekaan. TNI di perintahkan tidak mentolerir gerakan gerakan yang ingin memecah belah bangsa, mengadu domba, provokasi dan politisasi SARA,” tulis Komandan Kodim 1607 Sumbawa, Letnan Kolonel, Sumanto, meneruskan siaran pers Panglima, Minggu (30/10) petang.

Dandim juga menyampaikan bahwa TNI akan menjadi garda terdepan untuk menghadapi setiap kekuatan yang ingin menganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

“Panglima juga menitipkan kepada setiap kepala satuan komando untuk menjaga prjaurit agar dibina, di pimpin dan dijaga denga sepenuh hati serta fikiran,”demikian, Dandim. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here