Apel Siaga Serentak Polisi Jaga Kepentingan Nasional

0
250
div class="td-all-devices">

TALIWANG—Kepolisian di Sumbawa Barat mulai melaksanakan kebijakan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan menggelar apel siaga pasukan pengamanan kegiatan masyarakat dan menjaga keamanan strategis negara.

p_20161129_072723
Suasana apel siaga pengamanan jelang kegiatan penyampaian aspirasi dan kegiataan keagamaan masyarakat, di Mapolres Sumbawa Barat.

Apel siaga di laporkan di laksanakan serentak di seluruh wilayah NTB guna persiapan mengawal kegiatan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi serta kegiatan keagamaan guna mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia  (MUI).

Kapolda NTB dalam arahan yang di bacakan Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan yang bertindak  sebagai inspektur upacara menyampaikan pokok pokok kebijakan kepolisian dalam menjaga ketertiban keamanan daerah dan nasional akhir akhir ini. Pertama yakni, apel ini ditujukan agar polisi memiliki kesiap siagaan baik sumber daya personel, peralatan atau sarana dan prasarana penunjang agar mencapai pelayanan keamanan yang maksimal.

“Ini juga bagian dari bentuk kesiap siagaan kita menghadapi situasi kontijensi serta menciptakan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Kapolres menyampaikan arahan tertulis Kapolda NTB, Selasa (29/11), di Mapolres setempat.

p_20161129_072711
Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Andy Hermawan, bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan apel siaga pasukan.

Saat ini kata Kapolres kepolisian Indonesia tengah fokus memberikan rasa aman kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis global, regional, nasional dan lokal selama tahun 2016 serta agenda nasional di tahun 2017.

Kepolisian kata dia, masih memprediksi beberapa persoalan strategis di bidang keamanan yang masih membutuhkan kerjasama dan perhatian Polri dan masyarakat. Antara lain, kejahatan konvensional, kejahatan yang merugikan kekayaan negara, kejahatan trans nasional, peristiwa yang berimplikasi kontijensi. Misalnya, konflik sosial, aksi sparatisme dan unjuk rasa anarkis.

Disamping hal itu, kepolisian kata Andy Hermawan juga mengantisipasi gangguan Kamtibmas pada tahun 2017 diantaranya pemilukada serentak 15 Februari 2017, meskipun NTB belum melaksanakan Pilkada, namun suasana politik regional sudah mulai meningkat.

“Sinergitas antara TNI, Polri dan masyarakat sudah berjalan baik. Saya berharap aparat keamanan memberikan himbauan kepada masyarakat bahwa penyampaian pendapat di muka umum sudah diatur dalam undang undang. Yang tidak boleh adalah mengganggu ketertiban umum serta melanggar hukum,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Kapolres mengatakan pentingnya sinergisitas seluruh elemen anak bangsa, untuk menjaga kebhinekaan dalam kerangka keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), agar ketahanan negara semakin kuat.

Apel siaga pasukan ini di ikuti berbagai unsur satuan TNI dan Polri. Masing masing satu pleton anggota Brimob,  TNI, Gabungan Reskrim, Sabhara, satuan lalu lintas, satuan Pol PP serta satu pleton sentra komunikasi atau Senkom.
(ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here