TNI Dukung Semangat Juang Warakawuri

0
181
div class="td-all-devices">

Keterangan foto : Dandim 1607 Sumbawa, Letkol Arm. Sumanto menyerahkan secara simbolis santunan TNI AD kepada para anggota Warakawuri, di aula rapat utama Makodim setempat, Kamis.

SUMBAWA BESAR—Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak hanya terlatih untuk siap berperang, membela negara dan menjaga keutuhan bangsa dan negera. Tapi TNI juga dilatih memiliki ideologi kebangsaan dan taat terhadap sumpah prajurit serta loyal kepada kesatuan, termasuk perhatian penuh kepada anggota purna militer bahkan anggota keluarga prajurit yang ditinggal mati.

img-20161216-wa0001
Dandim 1607 Letkol Arm. Sumanto di dampingi para perwira Kodim Sumbawa berpose bersama para anggota Warakawuri usai kegiatan penyerahan satunan. Ini membuktikan bahwa ikatan batin antara TNI dan para janda militer itu masih  terjalin sangat erat.

Guna melaksanakan amanah insitusi, TNI terus menggelar kegiatan atau aktifitas sosial yang bertujuan menjaga dan terutama memperhatikan para janda atau anggota keluarga mantan prajurit yang ditinggal mati dalam tugas.

Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1607 Sumbawa, Letkol Arm Sumanto mengatakan, TNI Angkatan Darat (AD) baru baru ini menyelenggarakan program bantuan sosial bagi para Warakawuri. Bantuan berupa santunan sembilan bahan pokok seperti beras lima karung masing masing  isi 10 kilogram, lima dus mie instan sarimi, minyak goreng, gula pasir, teh celup kotak dan lain lain.

Paket santunan ini diberikan kepada lima orang  janda anggota Warakawuri yang suaminya pernah bertugas di Sumbawa dan Sumbawa Barat. Acara penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan, Kamis (15/12). Masing masing mendapat satu paket.

“Pemberian santunan kepada Warakawuri ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika tahun 2016,”kata, Sumanto, dalam siaran persnya, yang diterima media, Jum’at.

Dandim berpesan kepada sekitar 20 an orang Warakawuri dan Babinsa bahwa santunan yang diberikan tidak dilihat besar atau kecilnya. Akan tetapi, TNI berharap bantuan ini dilihat sebagai penghormatan dan rasa terimkasih institusi terhadap pengabdian para prajurit yang telah meninggal dunia.

Dandim juga secara eksplisit memberikan dukungn moril kepada putra dan putri Warakawuri untuk bisa meregenerasi dan ikut tes masuk menjadi anggota prajurit TNI disemua jenjang.

“Siapkan mental, fisik, kesehatan dan lain lain. Ini bekal agar proses tes berjalan baik. Saya tidak menampik jika kegagalan atau tidak lulus tes menjadi hal yang lumrah ditubuh TNI. Tapi bukan berarti kita harus berputus asa,” ujar perwira menengah TNI ini menyemangati.

Acara ini dihadiri para perwira TNI AD dilingkup Kodim 1607 Sumbawa berakhir pada pukul 15.00 Wita.(ZM.ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here