Inspektorat Sebut Kerugian Trillion Tuntas

0
143
div class="td-all-devices">

Foto Ilustrasi 

TALIWANG—-Pemerintah Sumbawa Barat melalui Inspektorat Daerah (Itda) mengumumkan secara resmi bahwa PT Trillion Glori International perusahaan pelaksana proyek kompleks Kemutar Telu Centre (KTC) telah menyelesaikan sisa kerugian negara di penghujung tahun 2016 lalu.

Kerugian yang harus di bayarkan perusahaan asal Jakarta itu dilaksanakan setelah badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menargetkan penyelesaian pembayaran kerugian hingga per 31 Desember 2016 lalu.

“PT Trillion telah membayar sisa kerugian sebagaimana temuan BPK total senilai Rp 2,63 Miliar. Pembayaran terakhir dilakukan sebelum akhir Desember Rp 1,93 Miliar setelah sebelumnya telah terbayar Rp 700 juta terlebih dahulu,” kata, Kepala Inspektorat Sumbawa Barat, Adi Mauluddin, dalam keterangan persanya, di Taliwang, Jum’at (6/1) lalu.

Dengan demikian, pemerintah menilai kerugian negara yang ditimbulkan terhadap kelebihan pembayaran atas proyek KTC yang dilaksanakan PT Trillion, tahun 2010 hingga 2013 lalu itu, sudah tidak ada lagi.

Ady Maludin membantah jika PT Trillion telah gagal membayar kelebihan sisa. Ia mengatakan, bahwa kasus kerugian negara proyek KTC ini sudah masuk dalam rana sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Ganti Rugi (MP-TPTGR).

Sidang mejelis TPTGR memutuskan agar PT Trillion mengembalikan kerugian negara sesesuai hasi audit dan temuan BPK. Menurut Ady Mauludin pemerintah tetap berkomitmen menagih sisa pembayaran kepada PT Trillion sebelum 31 Desember 2016 sebesar Rp 1,93 Milyar.

” Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak akhirnya PT Trillion Glory International ( TGI ) resmi membayar sisa kelebihan sebesar Rp 1,93 milyar pada tanggal 30 desember 2016 melalui Bank NTB langsung ke rekening Kas Daerah Sumbawa Barat, dari nilai kelebihan Rp 2,63 Milyar yang sebelumnya telah dilakukan pembayaran melalui bukti Surat Tanda Setoran ( STS )   Rp 500 juta  dan Rp 200 Juta dalam dua ( 2 ) kali pembayaran, “ katanya lagi.
Ia kembali menegaskan, bahwa nilai yang sudah dibayar Rp 700 juta sebelumnya telah disetorkan secara bertahap melalui kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKAD) berdasarkan Surat Tanda Setoran (STS). Menurutnya, pengembalian kerugian negara tidak serta merta dilaksanakan, butuh proses. Pengembalian kerugian dari  PT Trillion sisa Rp 1,93 Milyar disetorkan  ke Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat langsung melalui kas Daerah. (ZM.ndy-01)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here