KSB Contoh Program Promoter Polri

0
686
div class="td-all-devices">

Kebijakan Kapolri tentang Polisi Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) nampaknya sudah terlaksana dengan baik di tempat ini. Polda NTB pun mengapresiasi serta memberikan penghargaan Kepada Kapolres Sumbawa Barat, Kapolsek serta Bhabinkamtibmas di desa ini. Atas upaya dan dedikasinya merubah budaya dan sikap mental masyarakat dalam mendukung dan berperan membantu tugas kepolisian.

TALIWANG—Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat salah satu kecamatan yang berhasil menggerakkan sinergitas antara peran masyarakat dengan aparat pemerintah Desa, Kecamatan dengan kepolisian dan TNI.

Di daerah ini, masyarakat ikut andil besar dalam mengaplikasikan kewaspadaan, pemeliharaan keamanan dan pengembangan partisipasi dalam mendukung tugas utama kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas benar benar mampu dioptimalkan sesuai tugas dan fungsinya menggalang, bekerjasama, bermitra dan ikut menjadi bagian komunitas sosial yang tidak terpisahkan dengan masyarakat.

P_20170222_082826
Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy hermawan, S.I.K didampingi kepala Desa Seteluk Atas, Abdullah danTokoh Masyarakat setempat, menggunting pita tanda Poskamtibmas Modern telah resmi digunakan.

Ini terbukti, ikatan sosial yang erat antara masyarakat dengan Bhabin ternyata tidak hanya mampu mencegah tindak kejahatan serta memelihara keamanan dan ketertiban namun mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi memelihara solidaritas, kesetiakawanan sosial serta gotong royong atau saling tolong menolong.

Ini dibuktikan dari kebersamaan antara polri dan masyarakat  di Desa Seteluk Atas, Kecamatan Seteluk. Di desa ini masyarakat dan kepolisian berhasil mendorong pembangunan sarana dan prasarana ibadah, akses infrastruktur sosial, kegiatan keagamaan seperti pengajian anak terlantar dan penyandang masalah disfungsi sosial seperti preman, acara adat seperti kelompok Ratob Rabbana yang dibina kepolisian dan desa, pembangunan fisik sarana poskamtibmas modern hingga aktifitas ekonomi seperti memfasilitasi pemberdayaan usaha bagi kelompok  masyarakat.

Bahkan karena upaya keras jajaran kepolisian dan masyarakat, pemerintah desa mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah guna membangun sarana poskamtibmas modern di desa itu.

P_20170222_082445
Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, melantik dan mengesahkan kelompok masyarakat pelopor Kamtibmas di Desa Seteluk Atas, Rabu (22/2).

Kebijakan Kapolri tentang Polisi Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) nampaknya sudah terlaksana dengan baik di tempat ini. Polda NTB pun mengapresiasi serta memberikan penghargaan Kepada Kapolres Sumbawa Barat, Kapolsek serta Bhabinkamtibmas di desa ini. Atas upaya dan dedikasinya merubah budaya dan sikap mental masyarakat dalam mendukung dan berperan membantu tugas kepolisian.

“Alhamdulillah, Kapolda bahkan Mabes Polri menghargai apa yang sudah dilakukan masyarakat di Seteluk ini. Masyarakat mampu jadi polisi bagi dirinya sendiri, waspada, menjaga dan ikut memelihara keamanan dan ketertiban bahkan lebih dari itu. Ini kebanggaan bagi kami,”kata Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan usai melantik kelompok masyarakat pelopor kamtibmas, di Desa Seteluk Atas, Rabu (22/2).

Di Desa Seteluk Atas,  atas inisiator bhabinkamtibmas, pemerintah desa didukung pemerintah kecamatan membentuk kelompok masyarakat pelopor kamtibmas. Kelompok ini terdiri dari, tokoh muda, perwakilan lembaga desa, kelompok adat, pengurus masjid. Sementara pembinanya sendiri adalah ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Tugas utama kelompok masyarakat pelopor kamtibmas ini menjadi agen atau duta kamtibmas bersama kepolisian memberikan deteksi dini, kewaspadaan dan peringatan dini terhadap ancaman atau potensian gangguan kamtibmas. Kelompok inilah, kata kapolres yang secara terus menerus menjaga dan memanfaatkan fasilitas poskamtibmas modern guna kelacaran tugas.

P_20170222_083251
Suasana acara peresmian kelompok masyarakat pelopor Kamtibmas yang dihadiri ratusan masyarakat Seteluk.

“Mereka ini swadaya, jadi kelompok tugas ini bergerak bekerja berdasarkan kesadaran sendiri agar situasi keamanan dan ketertiban di desa terus terpelihara,”ujar, Kamaruddin, SH ketua kelompok masyarakat kamtibmas Desa Seteluk atas, kepada wartawan.

Kelompok tugas swadaya ini dibekali seragam khusus berlambang ‘pentungan dan kentongan’. Lambang itu memiliki filosofi peringatan dan kewaspadaan dini. Jadi diharapkan kelompok mampu memberikan peirngatan dan kewaspadaan dini terhadap ancaman gangguan kamtibmas bahkan bencana alam.

Kegiatan kelompok masyarakat pelopor kamtibmas ini ternyata terkoneksi dengan program strategis kepolisian resot Sumbawa Barat yang baru saja melouncing perangkat Informasi dan Tehnologi berupa ‘Tombol Krepo’ atau Panik Button. Tombol ini dioperasikan berbasis android. Polres sendiri telah membuat aplikasi Tokrep ini yang bisa di download pada playstore. Fasilitas tadi dapat memudahkan pertolongan darurat bisa segera ditangani karena tersambung dengan pusat kendali tokrep di markas kepolisian.

“Jika tombol ini ditekan maka server akan langsung menghubungi lokasi kejadian dan mengidentifikasi bantuan apa yang dibutuhkan,”ujar kapolres, menjelaskan fungsi tokrep akan terpasang di fasilitas poskamtibmas modern tersebut.

Promoter adalah program prioritas Kapolri. Pos Kamtibmas modern merupakan bagian program Promoter Kapolri yang terkait dengan membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Khamtibmas dan penguatan pemeliharaan Khamtibmas. (ZN.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here