Cara Lain BNN Tekan Penyalahgunaan Narkotika

0
328
div class="td-all-devices">

Keterangan Foto : AKBP Jolmadi, S.Pd, Kepala BNN Sumbawa Barat.

BNN sejauh ini juga berusaha melakukan mencegahan penyalahgunaan narkotika dengan membuat kegiatan yang memanfaatkan  aktifitas santai (kegiatan alternatif). Seperti kegiatan musik, band, olahraga dan pencinta alam.

TALIWANG—Guna mewujudkan pelaksanaan program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), berbagai cara dan upaya di lakukan  Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbawa Barat untuk menangkal serta meningkatkan partisipasi masyarakat guna mencegah tindak penyalahgunaan obat terlarang.

Hampir semua lini tersentuh dalam program P4GN, kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat, AKBP Jolmadi SPd, di sela-sela pelaksanaan Program P4GN yang di pusatkan di Labuhan Kertasari – Kecamatan Taliwang.

Menurutnya, program P4GN mengikut sertakan 150 orang dari unsur pelajar, tenaga pendidik, tokoh masyarakat dan aparatur pemerintah demi mewujudkan masyarakat sehat dan kuat agar bersama sama bisa memerangi penyalahgunaan narkoba.

Sehingga tak heran, kata dia, BNN KSB terus menyampaikan pesan moral tentang bahaya narkoba. Makanya, penyampaiannya dilakukan dengan cara yang unik dan tidak biasa. Seperti melalui Senam bersama masyarakat anti narkoba yang dilaksanakan, Minggu (12/03) di pantai Labuhan Kertasari.

Lebih jauh dikatakan Jolmadi, dalam memerangi narkoba masyarakat bisa berperan membantu aparat, tentu dengan cara menyampaikan jika menemukan di lingkungannya ada oknum mengkonsumsi atau pennyalahgunaan narkotika dalam bentuk lain, mislanya mengedarkan, memproduksi atau transaksi transaksi.

Selain itu, BNN sejauh ini juga berusaha melakukan mencegahan penyalahgunaan narkotika dengan membuat kegiatan yang memanfaatkan  aktifitas santai (kegiatan alternatif). Seperti kegiatan musik, band, olahraga dan pencinta alam.

Dengan tersalurnya hobi dalam kegiatan yang positif, ini menurutnya bisa menekan kecendrungan  penyalahgunakan narkotika dewasa ini. Menurutnya, pada prinsipnya semua harus dilakukan bersama sama.

“Kita mrmang tidak bisa bekerja sendiri dalam memerangi narkotika, tapi ada teman, keluarga, sekolah, organisasi, pengurus RT,RW, aparat pemerintah, aparatur pemerintah, kepolisian dan pihak pihak lain yang siap menbantu,” katanya.

Ia menuturkan, semua unsur masyarakat itu bisa dijadikan sebagai bagian dari gerakan gerakan penyalahgunaan narkotika, pungkasnya.(ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here