TNI Ingatkan Pengusaha Jangan Curi Kayu

0
182
div class="td-all-devices">

Foto//Dandim 1607 Sumbawa, Letkol Arm. Sumanto didampingi Danramil Taliwang, Kapten Inf. Agus, SH berpose bersama dengan jajaran Pelaksana proyek Bendungan Bintang Bano, Kamis (18/5).

SUMBAWA BARAT–Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingatkan para pengusaha dan otoritas pelaksana pembangunan Bendungan Bintang Bano, di Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat untuk mengawasi penebangan pohon diluar ketentuan yang berlaku.

Komandan Komando Distrik Militer (KODIM) 1607 Sumbawa, Letkol Arm. Sumanto menegaskan TNI tidak segan segan bertindak keras serta menangkap para pelaku illegal logging atau penebangan pohon ilegal, jika terbukti menjarah kayu negara tersebut.

“Indikasi penebangan ilegal itu ada. Jadi saya sengaja melaksanakan kunjungan kerja kesini (Bintang Bano,red) untuk mengajak dan menghimbau pelaksana proyek dan pengusaha kayu agar mengawasi pencurian kayu ini,” katanya, kepada wartawan, Kamis (18/5).

Dandim berkunjung ke lokasi pembangunan proyek Bendungan Bintang Bano yang dikerjakan perusahaan milik negara, PT Brantas Abi Praya. Di lokasi Dandim diterima kepala pelaksana PT Hutama Karya, mitra Brantas, Budiono serta Humas PT. Brantas, Kurniawan. Ada juga perwakilan dinas PU Provinsi NTB, Bambang.

Oleh pelaksana proyek, Dandim diajak berkeliling meninjau progress pembangunan bendungan yang menelan anggaran lebih dari Rp 1,2 Trilliun tersebut. Iapun menerima penjelasan seputar tehnis dan pelaksanaan proyek.

“Saya hanya minta penebangan pohon sesuai prosedur. Kami akan memerangi aktifitas penebangan diluar aturan,” akunya, lagi.

Selain mengunjungi lokasi proyek, Dandim juga berkunjung dan berdialog dengan pengusaha kayu, H.Syafi’i. Pengusaha showmile mesin pemotong kayu ini diminta bekerjasama dengan aparat TNI mengawasi aktifitas illegal logging. Dandim bahkan mengingatkan pengusaha bersangkutan agar tidak melakukan aktifitas ilegal seperti pencurian kayu.

“Jika mengantongi izin sebaiknya ikut mereboisasi lahan yang sudah ditebang. Kita jaga keberlangsungan ekosistem hutan dan sumber air. Saya juga meminta kepada masyarakat, pengusaha khususnya anggota TNI agar tidak ragu ragu melaporkan dan bertindak tegas terhadap para pelaku illegal logging ini,” demikian, Dandim. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here