Warga Minta Kasus Laka Lalin di Tuntaskan Polisi

0
175
div class="td-all-devices">

Foto//Ilustrasi

SUMBAWA BARAT—Warga Sumbawa Barat dan keluarga korban meminta kepolisian setempat menuntaskan kasus kecelakaan terutama yang menimbulkan korban jiwa.

Kasus pelanggaran lalulintas bahkan menimbulkan korban jiwa seharusnya ditindak tegas sesuai peraturan hukum yang berlaku. Polisi juga diminta menegakkan aturan lalulintas tidak hanya soal surat surat kendaraan saja, namun kasus kecelakaan seperti tambrak lari juga harus dituntaskan.

“Saya sebagai warga dan keluarga korban meninggal dunia akibat kasus tabrak lari, mengharapkan kepada satuan lalu lintas segera menangani kasus ini secara profesional,” kata Alwi Alhinduan, ayah kandung dari Alda Amelia, 17, korban meninggal dunia akibat kecelakaan, 3 Mei 2017 lalu.

Alwi juga mendesak kepolisian proaktif melakukan penyelidikan atas ciri ciri kendaraan yang telah diungkap saksi korban, Fuad, 17 tahun rekan boncengan Alda. Ia mengatakan, Fuad dan Alda ditabrak satu unit truk saat keduanya pulang mengantar undangan ulang tahun sekolahnya dari arah Kecamatan Maluk menuju Taliwang.

Truk yang datang dari arah berlawanan itu meringsek masuk ke lajur dimana kedunya berkendara, sehingga tabrakan tak bisa dihindari. Aibatnya, sepeda motor korban terpental. Karena kejadian itu, kata Alwi anak nya Alda meninggal dunia setelah mengalami fase kritis di rumah sakit, sementara Fuad, mengalami shok berat serta patah di pergelangan kaki. Ia menduga truk tersebut masih bebas berkeliaran hingga kini.

” Saya secara resmi kembali melaporkan kasus tabrak lari ini ke satuan lalulintas Polres. Sejumlah saksi sudah memberikan keterangan termasuk saksi Fuad dan sejumlah rekan sekolah,” aku Alwi, di temui wartawan di ruang unit laka, Senin (15/5).

Sementara itu, di hari yang sama sejumlah guru dan murid mendatangi Satlantas Polres setempat ikut mendukung pengusutan kasus ini.

Keluarga korban lainnya, Mars Anugrainsyah juga menyatakan hal yang sama yakni menuntut agar kasus ini bisa diselesaikan sesuai aturan hukum yang berlaku. Ia juga meminta polisi proaktif mengingat sedikit sekali kasus laka lalin yang bisa dituntaskan dan berakhir di meja hijau.

Kepala Satuan Lalulintas Polres Sumbawa Barat, Iptu Tira Karista, S.Ik mengatakan polisi sudah melakukan olah TKP dan menerima laporan keluarga korban. Setidaknya tujuh orang sudah diperiksa termasuk para saksi dan korban. Polisi kata dia, masih mencari tambahan saksi lainnya.

“Intinya penyidkkan akan tetap kita lakukan. Penyidik laka akan diterjunkan untuk menyelesaikan kasus ini. Saya meminta kerjasama masyarakat dan keluarga korban untuk ikut membantu memberikan informasi dan berkoordinasi dengan kepolisian,” ujar Tira. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here