PDPGR Ikut Dongkrak Kenaikan Pajak

0
208
div class="td-all-devices">

KERJASAMA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA SUMBAWA BARAT DENGAN ZONAMERAH.NET.


Foto//Pose bersama, jajaran Bappenda NTB dan para warga taat pajak dengan Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin. 

SUMBAWA BARAT–Program Daerah Pembangunan Gotong Royong (PDPGR) dilaporkan berhasil mendongkrak kenaikan sektor pajak di Sumbawa Barat.

Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Nusa Tenggara Barat melaporkan sedikitnya 50 persen dari wajib pajak di NTB masih menunggak pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Ini menurut lembaga penyetor pendapatan di NTB out menjadi perhatian serius Gubernur, TG. H. Zainul Majdi.

Dari total Rp 1,2 Trilliun target pendapatan dari PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di NTB, 50 persen diantaranya masih menunggak. Kondisi juga berpengaruh terhadap rendahnya realisasi bagi hasil pajak dari provinsi ke kabupaten kota.

” 30 persen dari pendapatan pajak dari dua sektor tadi disetorkan kembali ke kabupaten penghasil. Jadi potensi serapan pajak kabupaten menentukan jumlah penerimaan bagi hasil pajak yang diterima setiap daerah,” kata, Iswandy, M.Si kepala Bappenda NTB, dalam acara, pekan panutan pajak dan sosialisasi taat pembayaran PKB dan BBNKB, di kantor UPTD Bappenda Sumbawa Barat, Senin (31/7).

Iswandy mengatakan, realisasi pajak bisa terus diupayakan jika semua pihak terutama pemerintah daerah, kepolisian dan para agen pemungut pajak bisa bekerjasama dengan masyarakat. Ia berterimakasih dengan Bupati dan pemerintah Sumbawa Barat yang mengerahkan partisipasi masyarakat melalui agen Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) mampu membantu optimalisasi penagihan PKB kepada para wajib pajak.

“Alhamdulillah Sumbawa Barat, berhasil melampaui target penerimaan PKB dan BBNKB hingga Rp15 Miliar dari Rp 13 Miliar yang ditargetkan. Terimakasih bapak Bupati, ini kerja keras pemerintah daerah dan peran serta masyarakat,”kata, Iswandy dalam pidatonya.

Karena keberhasilan itu, kata dia, Bappenda NTB menargetkan kenaikan target  realisasi penarikan pajak PKB dan BBNKB 2017 tembus hingga Rp 19 Miliar.

“Hingga triulan kedua enam bulan ini, baru 31 persen realisasi. Ini yang terus kita pacu. Dengan peran agen pemungut pajak yang dibentuk pemerintah dibantu para kepala desa, saya optimis target ini bisa direalisasikan,” demikian, Iswandy.

Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin menegaskan kembali pajak merupakan sektor penting dalam menunjang progres pembangunan. Kepala daerah mengaku malu jika tidak berbuat maksimal mengoptimalkan pendapatan sendiri, dan terus menerus berharap subsidi pusat.

“Sekarang ada sekitar Rp 600 Miliar dana suporting pusat ke kita. Belum lagi ADD. Kita termasuk terbesar alokasi pendamping ADD. Saya sampaikan dana pendamping dari kabupaten kita kucurkan 16 persen lebih besar dari 10 persen  seharusnya, sesuai perintah UU. Ini komtimen kita memacu percepatan pembangunan di desa,” kata, Musyafirin dalam sambutannya.

Ia menegaskan di Sumbawa Barat, setiap desa rata rata menerima komposisi anggaran sampai Rp 2 Miliar. Ini termasuk sangat besar. Maka itu, kata dia, sektor pendapatan dianggap sangat fital. Peran agen PDPGR sejatinya mendorong partisipasi masyarakat disemua sektor pembangunan termasuk mengiptimalkan penerimaan pajak tadi. Mereka agen ini fasilitator, pendorong gotong royong. Bukan penentu kebijakan.

“Fungsi agen itu fasilitator saja, regulatornya pemerintah. Baik pemerintah desa, Lurah, Camat dan Bupati. Dalam menjalankan fungsi fasilitator mereka didukung kepala desa dan Bhabinkamtinmas serta Bhabinsa,”demikian, Bupati.

Sementara itu Bupati yang di konfirmasi berbeda, mengaku berterimkasih kepada para Kepala Desa dan Lurah yang telah berhasil ikut mendorong tercapainya realisasi pajak ini dengan baik. Musyafirin meminta kepada kepala desa, lurah dan camat untuk bersinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta seluruh agen PDPGR untuk mengejar Rp 19 Miliar realisasi target PKB dan BBNKB agar Sumbawa Barat menjadi percontohan di sektor ini.

“Saya tegaskan kepada lurah, kades dan agen PDPGR yang berhasil mendongkrak realisasi pajak ini saya akan berikan hadiah dan pernghargaan atas kerja kerasnya,”demikian, Bupati. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here