Menteri PU Lobi Presiden Resmikan Bintang Bano

0
153
div class="td-all-devices">

“Jika sesuai jadwal, saya bisa lapor bapak Presiden Jokowi Dodo agar tahun depan bendungan ini bisa diresmikan bapak Presiden langsung,”kata, Menteri penyuka penggebuk dram ini dalam pidato nya, saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) Sumbawa Barat ke 14, Senin (20/11).

SUMBAWA BARAT—Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadi Moeljono memuji progress pembangunan infrastruktur di Sumbawa Barat.

Iapun mengaku telah melihat dari dekat pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan, terutama pembangunan tanggul Danau Rawa Lebo serta Bendungan Bintang Bano.

Menteri PU PR, Basuki Hadimoeljono, diapit, Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin dan Wakil Ketua DPR RI, H. Fahri Hamzah saat menghadiri peringatan puncak Harlah KSB ke-14.

Hadimoeljono mengatakan, ia sudah perintahkan kepala Balai dan kontraktor untuk mempercepat terus progress Bintang Bano. Ia juga menargetkan 2018 bendungan ini usai. Bila perlu, di Harlah Sumbawa Barat 2018 bisa diresmikan.

 “Jika sesuai jadwal, saya bisa lapor bapak Presiden Jokowi Dodo agar tahun depan bendungan ini bisa diresmikan bapak presiden langsung,”kata, Menteri penyuka penggebuk dram ini dalam pidato nya, saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) Sumbawa Barat ke 14, Senin (20/11).

Sumbawa Barat sendiri tahun 2018 ditargetkan menerima realisasi paket infrastruktur senilai lebih dari Rp 700 Miliar dari kementerian PU.

Menteri PU PR, Basuki Hadikoeljono ikut menari tarian tradisional bersama Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin di puncak peringatan Harlah KSB ke 14.

Alokasi besar anggaran ini karena hasil lobi pemerintah setempat ke Kementerian PUPR 2017 lalu. Jika turun, dana Rp 700 Miliar digunakan untuk membangun saluran irigasi sepenjang 52 kilo meter yang membantang dari induk bendung di Brang Rea hingga Poto Tano. Pelaksanaan anggaran ini dimulai 2018.

 Kemensos Juga Apresiasi Respon Pemda Entaskan Kemiskinan

Sementara itu, selain Menteri PU PR, Harlah Sumbawa Barat kali ini juga dihadiri utusan Menteri Sosial, Khofifah Endar Parawansyah. Mensos mengutus Direktur Jenderal (Dirjen) penanggulangan Fakir Miskin, Andy Z Adulung.

“Bu Menteri mengapresiasi respon cepat Pemda KSB melakukan Deklarasi pengentasan kemiskinan. Ferifikasi data kemiskinan yang dilakukan, contoh bagi daerah lain,” kata, Andy menyampaikan sambutan Menteri.

Andy menegaskan, pemerintah terus meningkatkan anggaran Bantuan Sosial (Bansos) agar mampu mengintervensi turunnya kemiskinan. Ia menyebut, secara nasional ketimpangan kemiskinan turun. Dan laju penurunan kemiskinan mencapai 10,6 persen.

Akibat treen positif itu, pemerintah pusat melalui Kemensos mengucurkan bantuan subsidi orang melalui non tunai atau rekening bank. Ini dimaksudkan agar bantuan sosial bisa diawasi ketat. Tidak hanya itu, percepatan pembangunan akses infrastruktur di Sumbawa Barat menurut Andy Z Adulung juga diprediksi mampu menurunkan angka kemiskinan.

“Kami yakin akses infrastruktur memadai mampu menurunkan angka kemiskinan. Selamat untuk pemerintah Sumbawa Barat,” ujarnya. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here