Polisi KSB Berhasil Tekan Kejahatan Perempuan dan Anak

0
211
div class="td-all-devices">

FOTO// Pers Rilies 2017 : Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Andy Hermawan S.I.K di dampingi Kabag Ops, Kompol Edy Susanto menyampaikan rilies 2017 kepolisian setempat, Sabtu (30/12) lalu.

Kepolisian setempat menegaskan, kasus kejahatan terhadap perempuan anak merupakan bagian dari kejahatan trans nasional yang menjadi atensi Kapolres sesuai dengan arahan pimpinan polri.

SUMBAWA BARAT—Kepolisian Sumbawa Barat berhasil menekan kejahatan terhadap perempuan dan anak.  Kejahatan terhadap perempuan dan anak ini sejak beberapa tahun terkahir menunjukkan grafik menonjol, sehingga berdampak terhadap keamanan ketertiban masyarakat.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Andy Hermawan, S.I.K menegaskan, pihaknya telah mengerahkan sumber daya dan kemampuan untuk menekan kasus kejahatan ini. Ia juga memaparkan, beberapa strategi kepolisian yang melibatkan pemerintah, tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk menjaga keamanan serta mengurangi kejahatan konvensional lainnya.

“Alhamdulillah, sejak 2017 kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak turun. Yakni hanya tujuh kasus saja, dari sebelumnya 20 kasus  tahun 2016, ” ujar, Andy dalam Press Rilies akhir tahun 2017, di ruang Vedeo Conferens (Vicon), di Mapolres, Sabtu (30/12) lalu.

Kepolisian setempat menegaskan, kasus kejahatan terhadap perempuan anak merupakan bagian dari kejahatan trans nasional yang menjadi atensi Kapolres sesuai dengan arahan pimpinan polri. Selain itu, ada juga kasus narkoba dan kejahatan konvensional seperti Curat, Curas dan Curnamor (3C).

“Memang kasus narkoba masih menonjol trenya meningkat. Tapi, kami berhasil menyelesaikan 11 kasus narkoba 2016 dan 15 kasus 2017,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kepolisian kata kapolres juga berhasil menekan kasus kejahatan tiga C. Data kepolisian mencatat, sejak tahun 2016 tercatat ada 229 kasus kejahatan kovesional. Namun 123 diantaranya berhasil dituntaskan. Hanya saja, dari 229 kasus tadi, paling banyak adalah kasus  Curanmor dan curat. Rata rata kata dia, 70 persen dari dua kasus tadi terjadi di wilayah pemukiman atau perumahan.

Turunnya sejumlah kasus kejahatan di Sumbawa Barat, menurut kapolres tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat dalam membantu tugas tugas kepolisian, terutama memberikan informasi.

“Ini artinya keamanan lingkungan menjadi perhatian serius. Data kami, kejahatan ini umumya terjadi pukul 3 dini hari. Karena itu kami himbau, pengamanan serta kewaspadaan swadaya harus di galakkan,” akunya.

Sementara itu, kasus kejahatan terhadap kekayaan negara juga berhasil dituntaskan. Kapolres memaparkan dari beberapa kasus kejahatan terhadap kekayaan negara, 100 persen berhasil dituntaskan.

Kepolisian Sumbawa Barat juga menekankan pentingnya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pembangunan gedung baru di Mapolres menurut Kapolres, semata mata guna mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sudah tekankan kepada perwira, seluruh gedung yang dimiliki Polres Sumbawa Barat diutamakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Gedung ini bukan untuk melayani anggota, tapi untuk layani masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan terkait ancaman gangguan yang bersifat kontijensi, Andy Hermawan menegaskan sejauh ini Sumbawa Barat bebas dari ancaman gangguan yang bersifat kontojensi. Seperti terorisme, konflik komunal  dan konflik politik serta sosial.

Media mencatat, sepanjang tahun 2017, kebijakan kepolisian setempat yang mengorganisasi seluruh sumber daya untuk membuka dan terbuka dengan mitra masyarakat serta para tokoh menjadi kunci keberhasilan menjaga stabilitas keamanan. Sabut saja salah satunya, peran bhabinkamtibmas. Bhabinkamtibmas juga berperan penting melakukan pencegahan konflik serta deteksi ancaman gangguan kamtibmas.

Kapolres menegaskan Bhabinkamtibmas di bentuk untuk mengutamakan fungsi preentif (pencegahan,red), penggalangan serta membangun komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah desa.

Antisipasi Kerawanan Pemilu

Tidak hanya itu, kerawanan jelang pemilu menjadi atensi penting Kapolres. Kapolres telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran. Mulai dari perwira, kapolsek hingga personel satuan dibawah untuk turun bertemu dan bersilaturohmi dengan tokoh politik, agama, masyarakat, pemuda, LSM serta penyelenggara pemilu. Mulai dari KPU , Panwas hingga PPK dan PPS. Kondisi ini, telah dan terus  akan dilaksanakan. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here