Polisi Unjuk Kekuatan Amankan Pemilukada

0
219
div class="td-all-devices">

Foto// Pasukan Dalmas dan Brimob tengah mensimulasikan pengendalian massa anarkis, di Mapolres Sumbawa Barat, Jum’at (5/1).

Ketua dewan syuro Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumbawa Barat, KH.Zulkifli Daud berharap kepolisian dan TNI bisa  mewujudkan pemilu yang aman dan adil serta bebas konflik.

SUMBAWA BARAT—Kepolisian di seluruh wilayah NTB serentak melaksanakan gelar pasukan dengan Sandi operasi ‘Mantap Praja Gatarin 2018’.

Kegiatan gelar ini dilaksanakan menindak lanjuti instruksi Kapolda NTB guna menyongsong pengamanan jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur dan Wakil Gubernur 2018.

Kepolisian Resot (Polres) Sumbawa Barat juga dilaporkan melaksanakan giat serupa. Guna menunjukkan kekuatan dan kesiapan aparat kepolisian setempat dalam mengamankan pemilu serentak serta memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat.

“Apel ini melibatkan seluruh kekuatan personel polisi dari semua unit. Didukung pasukan TNI dan unsur pemerintah seperti perhubungan, BPBD, Linmas, Damkar, Pol PP serta Forum Komunikasi Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM),” kata Kapolres, AKBP. Andy Hermawan, S.I.K dalam siaran pers yang diterima media, Jum’at (5/1).

Kapolres menekankan kepada seluruh personel jajaran untuk mengutamakan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam kegiatan pesta demokrasi nanti.

Menurutnya, stabilitas daerah nomor satu. Maka itu ia juga berpesan agar seluruh perwira turun bersama anggota merangkul, berdialog dan meminta masukan serta pendapat para tokoh di daerah. Seperti, tokoh masyarakat, pemuda, agama, para ulama, jajaran pemerintahan serta jajaran penyelenggara  atau pengawas pemilu sendiri.

Menurut, Andy Hermawan, seluruh peralatan dan kemampuan sumber daya kepolisian ikut dikerahkan guna membantu terselenggaranya keamananan. Baik personel, peralatan taktis hingga kendaraan operasional.

Suasana apel gelar pasukan yang dipimpin Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Andy Hermawan, S.I.K. Apel gelar pasukan ini dilaksanakan guna persiapan mengamankan Pemilukada 2018.

Sebelumnya, Kapolda NTB, Brigjen Firli menyampaikan amanatnya dalam apel gelar pasukan tadi. Antara lain, Kapolda menekankan pentingnya pemetaan kerawanan ancaman kamtibmas dalam pemilu.

Kapolda mengingatkan agar personel Polri memegang teguh komitmen netralitas dalam Pilkada. Selanjutnya, perkuat koordinasi dan kerjasama dengan TNI, Penyelenggara Pilkada, pemerintah daerah dan unsur masyarakat. Terakhir, Kapolda menegaskan kembali pentingnya implementasi penggunaan piranti lunak berbasis Informasi dan Tehnologi (IT), pos komando, siap latihan pra operasi, siap kondisi kamtibmas serta kesiapan kekuatan personel serta saranan dan prasarana.

Sementara itu, hadir dalam apel gelar pasukan tadi antara lain, jajaran Panwaslu, KPU, pemerintah daerah, TNI dan unsur masyarakat.

Media melaporkan, selain melaksanakan apel gelar pasukan, kepolisian Sumbawa Barat juga melaksanakan simulasi penangan aksi untuk rasa anarkis di halaman Mapolres setempat. Simulasi ini melibat pasukan pengendali massa (Dalmas), Brigadir Mobil (Brimob), Dalmas humanis yang terdiri dari Polisi wanita.

NU Dukung Polri dan TNI Cegah Konflik Pilkada

Sementara itu, ketua dewan syuro Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumbawa Barat, KH.Zulkifli Daud berharap kepolisian dan TNI bisa  mewujudkan pemilu yang aman dan adil serta bebas konflik. Ia mengatakan, NU sesuangguhnya berupaya menjaga persatuan dan kesatuan ummat Islam. Begitu juga persatuan dan kesatuan antar ummat beragama dalam kerangka Negara Kesatuan Repulbik Indonesia (NKRI). Maka itu, sebagai orang tua NU, Zulkifli Daud sangat mendukung  Polri dan TNI dalam mencegah konflik  serta menciptakan kedamaian dalam pemilu.

Ia juga berharap para ulama bersatu menetralkan situasi serta mencegah munculnya isu kontra produktif yang membawa simbol agama, hingga merusak kedamaian ibadah ummat islam serta antar umat bergama.

“Kita umat islam wajib ikut membantu tugas aparat keamanan untuk menciptakan rasa aman dan ketentraman. Kita yakin, bahwa aparat  siap mengemban amanah untuk menjaga pemilu kita aman, jujur dan adil,” demikian, Zulkifli Daud. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here