BB Narkoba Jaringan Antar Pulau di Musnahkan

0
92
div class="td-all-devices">

Foto//Wakpolres Sumbawa Barat, Kompol. Ismudianto didampingi Kasat Narkoba, saat memberikan keterangan Pers.

SUMBAWA BARAT—Kepolisian Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, memusnahkan sedikitnya dua once lebih Barang Bukti (BB) Narkotik dan Obat obatan Berbaya (Narkoba) jenis Sabu Sabu, Rabu (15/2).

Pemusnahan BB Narkoba ini di pimpin langsung Wakapolres Sumbawa Barat, Kompol. Ismudianto, di halaman utama gedung pelayanan Markas Kepolisian Resot (Mapolres) setempat.

Turut mendampingi, Asisten I bidang pemerintahan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Irhas Rayes, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Tuwuh, Kasi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa, Freddy, Kasat Narkoba serta perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kasi Tipidum Kejari Sumbawa, Freddy ikut memusnahkan BB Narkoba jenis sabu sabu yang terbungkus dalam poket plastik.

“Pemusnahan ini amanat Undang Undang 35 tahun 2009 tentang Narkoba dan zat adiktif lainnya. BB itu hasil pengungkapan Satuan Reserse (Satres) Narkoba terhadap tersangka jaringan antar pulau atau trans nasional,” ujar, Wakapolres dalam press rilies, kemarin.

Kepolisian setempat kata Ismudianto, akan terus mengoptimalkan fungsi Satnarkoba bahkan satuan tugas khusus guna memberantas Narkoba. Meskipun ia miris, Ismudianto mengakui, kepolisian setempat sedikit lega, sebab besaran BB cukup untuk menyelamatkan ratusan orang.

“Saya attensi khusus, agar pemberantasan Narkoba ini dioptimalkan. Kita targetkan, Narkoba bersih dari Sumbawa Barat. Itulah mengapa kita perlu peran serta dan dukungan masyarakat, ulama dan pers,” ujarnya, lagi.

Saat ini, menurut Wakapolres, Polisi setempat terus mengupayakan agar tren kasus Narkoba terus menurun. Maka itu, perhatian jajarannya, kini di fokuskan untuk menargetkan bandar besar atau jaringan antar daerah. Kapolres juga, kata Ismudianto, meminta agar perlu ada pengungkapan kasus Narkoba secara besar besaran.

Wakapolres Sumbawa Barat, Kompol. Ismudianto, memimpin acara pemusnahan BB Narkoba tersangka jaringan antar pulau, di Mapolres.

“Saya, tahu meskipun serba terbatas, personel terbatas, tapi Satnarkoba kita masih bisa tetap berprestasi. Kami pimpinan mengapresiasi itu,” demikian, Wakapolres.

Sementara itu, selain memusnahkan BB, kepolisian setempat juga memperlihatkanĀ  satu tersangka, SD, warga asal Batam, Kepulauan Riau. SD adalah bandar besar yang menyundupkan Narkoba melalui lubang Anus. Ia ditangkap akhir Januari lalu di pelabuhan penyeberangan Poto Tano. (ZM.ndy-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here