Ini Alasan Asy-Syffa Datangkan Spesialis Jiwa dan Mata

Caption foto//Tim kemanusiaan RS Asy Syffa mendirikan tenda layanan kesehatan bagi korban gempa Lombok.

SUMBAWA BARAT—Penambahan poli spesialis kejiwaan dan mata dinilai langkah maju yang di lakukan pihak Rumah Sakit Asy Syffa. Demi memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat.

Untuk itu, dengan adanya Spesialis mata dan Spesialis Jiwa diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk menerima layanan pasien di kotanya sendiri. Jadi, tidak perlu lagi jauh jauh ke luar daerah.

Spesialis Mata RS Asy Syffa, dr. Chyntia Dewi

Poli mata sudah beroperasi di Rumah Sakit Umum Sumbawa Barat sejak satu bulan yang lalu. Ini dinilai, dapat memberikan langkah  awal yang  positif  bagi masyarakat KSB. Keberadaan layanan ini ternyata diapresiasi positif pasien.

” Selama bulan Oktober sudah banyak pasien yang datang untuk  periksa mata, sejak kita mulai buka layanan tadi,”jelas Andi Suhaeri, S.ST,  Kepala Bidang Komunikasi Informasi dan Rekam medik RS Asy Syffa, dikonfirmasi, Senin (5/11).

Poli mata ini kata Andy, di dilaporkan juga telah menjalin kerjasama  dengan Bandan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS).

” Selama kita buka pertama di bulan Oktober tidak kita pungut biaya, tapi sudah ada tarif yang kita berikan, tunggu saja, yang jelas tarifnya standart,  sama dengan Rumah Sakit Tipe C yang   lain,”  Jelas dr. Cynthia Dewi, dokter Spesialis Mata.

Dokter lulusan Universitas Hasanuddin ini juga menyampaikan bahwa Poli Mata siap melayani pasien  dengan profesional.

“Karena alat-alat yang sekarang ini kita miliki lebih dari cukup untuk Rumah Sakit tingkat Kabupaten,” tambahnya.

Melihat tingkat kebutaan di NTB mencapai angka empat persen dari jumlah penduduk . Ini melebihi angka normal, dibanding  daerah-daerah lain di Indonesia.

Untuk  itu poli spesialis mata ini memberikan kemudahan sarana bagi  masyarakat yang mempunyai masalah pada panca indera, untuk datang memeriksakan kesehatan matanya.

“Jelas langkah ini perlu kita apresiasikan agar masalah kebutaan di NTB bisa berkurang,” demikian, Chyntia. (ZM.Fj-02)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *