Insiden Bendera PDI P Berakhir Damai

Caption Foto// Kamaluddin menunjukkan bendera PDI P yang ia pasang kembali seperti semula.

MALUK—Di tengah kondisi Sumbawa Barat tengah berkabung akibat dilanda bencana gempa bumi, sejumlah kader partai politik sibuk meningkat intensitas aksi dan sosialisasi jelang pemilu. 

Hanya saja, kegiatan sosialisasi dan aktifitas politik diharapkan tetap menjaga keamanan serta etika politik yang santun.

Di Desa Pasir Putih Kecamatan Maluk, insiden penurunan bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) oleh oknum Calon Legislatif (Caleg) partai politik lain nyaris berhujung persoalan hukum, namun baik pengurus dan pelaku sepakat untuk berdamai.

Kamaluddin, menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran PDI P Sumbawa Barat secara terbuka melalui media massa.

“Alhamdulillah, kita sepakat baik pelaku penurunan bendera dan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI P Kecamatan Maluk sepakat berdamai. Kita sepakat, dia pelaku membuat pernyataan dan membuat permohonan maaf melalui media massa,” kata, Ketua PAC PADI P Maluk, Muhammad Saleh, SE di maluk, Jum’at ( 24/8).

Kamaluddin, Caleg partai politik tertentu mengakui kesalahan dan pernyataan yang ia buat di depan kepolisian sektor Maluk. Ia mengakui telah memerintahkan saudara, Herman, simpatisan PDI P dengan paksaan agar segera menurunkan bendera PDI P di rumahnya. Yang bersangkutan (Kamaluddin, red) mengancam akan mengeluarkan yang bersangkutan dari rumah yang dikontrakkan Herman.

“Ini pembelajaran politik buat saya dan kita semua. Saya orang baru dan masih dalam eforia. Saya minta maaf kepada pengurus PDI P pada umumnya dan pak Saleh, selaku ketua PAC PDI P maluk pada khususnya. Saya sudah menaikkan kembali bendera itu seperti semula,” aku, Kamaluddin kepada wartawan secara terbuka.

Hingga berita ini diturunkan, Kamaluddin menandatangani surat pernyataan mengakui bersalah karena memerintahkan penurun bendera secara paksa serta permohonan maaf kepada seluruh jajaran PDI P secara resmi. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *