Kades Kiantar Dilaporkan Warganya, Terkait Dugaan Penambangan Pasir Ilegal 

SUMBAWA BARAT, Zonamerah.net — Warga Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), datangi Polres Sumbawa Barat, untuk melapor oknum Kades Kiantar terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan terjadinya penambangan pasir ilegal di pesisir pantai Bowa Berang, Dusun Kuang Busir pada, Januari, (27/1/21).

Jamaludin (31), Warga Desa Kiantar, kepada awak media ini, Rabu, (3/2/21), mengaku, bahwa benar dirinya melaporkan dugaan tindak pidana penambangan pasir ilegal yang melibatkan oknum Kepala Desa Kiantar inisial HS ke Polres Sumbawa Barat. 

“Penambangan yang dilakukan oleh perusahaan PT Bunga Raya Lestari atas seijin Kades, dan itu jelas melanggar hukum dan menyalahgunakan wewenangnya,” tegasnya. 

Ia juga menambahkan, bahwa penyalahgunaan wewenang yang diduga melibatkan oknum HS (Kades), dikeluarkan melalui Surat Nomor: 140/18/I/2021 Tentang Normalisasi Sungai yang bukan kewenangannya, disampaikan kepada pimpinan PT. Bunga Raya Lestari (BRL). Namun pada kenyataannya, justru adanya aktivitas penambangan atau pengerukan pasir laut menggunakan alat berat dan diangkut menggunakan tronton. 

“Katanya normalisasi. Tapi faktanya, dilokasi terjadi pengerukan pasir menggunakan alat berat dan diangkut menggunakan tronton,” pungkas Jamaluddin. 

Sementara itu, dikonfirmasi media ini melalui via WhatsApp, Kades Kiantar, Hasbullah mengatakan, dirinya tidak pernah melakukan penambangan pasir di pesisir pantai Bowa Berang Dusun Kuang Busir, Desa Kiantar tersebut. Ia mengaku hanya bersurat kepada PT BRL untuk melakukan normalisasi sungai, agar tidak tergenang air karena saat ini musim hujan. 

“Kalau untuk pengangkutan pasir itu, karena ada penumpukan pasir di sungai tersebut. Makanya kita buang menggunakan tronton sekitar 4 sampai 5 kali saja. Setelah diberhentikan warga, tidak ada pengangkutan apapun,” tandas Hasbullah. 

Hasil pantauan wartawan media ini di Polres Sumbawa Barat, bahwa benar ada pemeriksaan pelapor, dan saksi-saksi terkait dugaan penambangan pasir ilegal di Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano, KSB. (ZM.Yan) 

 

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *