Kampus Pun Tunggu Arahan Pemerintah

Mataram— Covid-19 atau virus corona yang mewabah pada 2019 lalu di Cina, sedikitnya telah menimbulkan 96 kasus di Indonesia. Seluruh daerah di Indonesia siaga diri untuk wabah ini, instansi pemerintahan, pendidikan dan baliho-baliho terpampang untuk waspada wabah virus yang saat ini berstatus pandemi.

Permasalahan yang timbul, tidak saja dari sisi kesehatan saja, namun sisi sosial, ekonomi, budaya mulai dirambah akibat perluasan covid-9. Secara ekonomi misal, masyarakat mengambil kesempatan dengan menaikan harga masker, karena masker dianggap mampu mencegah dari penularan. Parahnya, ada oknum yang tertangkap menimbun. Secara sosial, rakyat Indonesia mulai ancang-ancang untuk isolasi diri agar tidak terjangkit. Perguruan tinggi di Indonesia ikut ambil bagian menangani penyebaran corona.

Menanggapai corona, UIN Mataram melalui Rektor Prof. Dr. H. Mutawalli, M.Ag, akan mengambil keputusan sesuai arahan pemerintah daerah.

“Senin (16/3)┬ákami akan mengadakan rapat pimpinan dan akan melakukan komunikasi juga dengan pemda (16/3), setelah itu baru kita putuskan tindakan,” terang Prof. Dr. H. Mutawalli saat ditemui dalam agenda Rapat Kerja Mahasiswa UIN Mataram di Green Asri (15/3).

Guru besar bidang Filsafat Hukum Islam ini menghimbau mahasiswa, dan masyarakat tetap tenang dan tidak panik dalam menanggapi banyaknya pemberitaan yang beredar. Karena bagaimanapun pemerintah, dan khususnya UIN Mataram sedang menindaklanjuti permasalahan corona ini. (ZM/win)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *