Ketika Polisi Pimpin Apel Hardiknas

SUMBAWA BARAT—Kepolisian Sektor Brang Rea, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat mengambil inisiatif ikut memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Rabu, 2 Mei 2018.

KepalaKepolisian Sektor (Kapolsek) Brang Rea, Iptu. Made Wikerta Yasa bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hardiknas di SMK Brang Rea.

Kapolsek menilai, Hardiknas sebagai momentum penting bagi kepolisian untuk menghimbau sekaligus berpartisipasi dalam upaya penanaman nilai moral dan mental taat agama, taat hukum dan kepekaan terhadap situasi keamanan ketertiban di kalangan pendidik dan pelajar kita. Ini menurutnya, harus ada tertanam di dada dan jiwa mereka.
Kapolsek Brang Rea jadi Irup upacara di peringatan Hardiknas, SMKN Brang Rea, Rabu (2/5).

“Arahan bapak Kapolres bagaimana kita bisa ikut melakukan pembinaan kedisplinan, mental dan moral pelajar kita. Target kita, agar tindak kriminal pelajar atau remaja bisa terus ditekan. Pelajar juga bisa jadi pelopor anti kekerasan, anti hox anti radikalisme dan anti provokator,”katanya, kepada pers, Rabu (2/5).

Pendekatan yang dilakukan kepolisian sektor setempat masih sebatas himbauan. Akan tetapi, menurut Made, penyuluhan Kamtibmas melalui agama dan lembaga pendidikan kini diintensifkan melalui Bahayangkara Pembina dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).
Polisi mengingatkan warga pelajar seluruh Brang Rea agar meningkatkan hubungan baik antar sesama pelajar, santun dan patuh kepada bapak ibu guru, disiplin berolahraga, taat kepada kedua orang tua serta populerkan tiga DB. Yakni, Disiplin beribadah, Disiplin belajar dan Disiplin berolahraga.
“Pelajar harus faham manfaatkan keamanan berkendara. Menggunakan helm dan menggunakan kendaraan yang standar. Agar terhindar dari kecelakaan fatal yang merugikan pelajar, keluarga, orang tua bahkan orang lain,”terangnya.
Kepolisian setempat nampaknya memanfaatkan momentum Hardiknas untuk mendekatkan diri pada kalangan pendidik dan pelajar. Polisi sadar betul bahwa pembinaan moral dan mental taat dan disiplin pada pelajar sangat dibutuhkan menyusul dampak dari pengaruh buruk tekhnologi dan budaya asing. (ZM.ndy-01)
Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *