Mahasiswa, Jangan Hanya Hebat di Parlemen Jalanan

MATARAM, Zonamerah.net Akademisi Hukum UIN Mataram Imam Edi Ashari, SH. MH.,  siap fasilitasi aktivis yang ingin menuntut negara melalui jalur hukum. Ini disampaikan pada rangkaian Dialog Publik di D’Datu Cafe Kekalik dengan tema, 

” Membedah Omnibuslaw Bersama Akademisi dan Mahasiswa” Diselenggarakan oleh Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Mataram, Sabtu (24/10) sore kemarin.

Menurut Imam, mahasiswa punya tanggung jawab akademis terhadap isu. Sebuah permasalahan harus dibahas menggunakan teori, agar didapati kesimpulan yang objektif. Karena sebagai insan akademis, semangat perubahan tidak cukup hanya turun ke jalan tanpa kajian yang tepat

Dalam kesempatan pertama pemaparan narasumber, Al-Mu’min Ketua GMNI Kota Mataram, mengawali sekaligus menekankan agar gerakan mahasiswa bergerak bersama dan beriringan.

” Saya Melihat gerakan mahasiswa yang sporadis, mudah ramai mudah sepi,” Kata Wakil Ketua DPC Pergerakan Mahasiswa Islam Bali Nusra, M. Solihin.

Solihin sempat menyebutkan kekecewaan-nya pada para aktivis, yang dia nilai baru ‘ribut’ setelah UU sapu jagat sah.

Taufan Abadi SH. MH., Dosen Fakuktas Hukum Unram,  memaparkan dasar ideologi pembentukan sebuah peraturan di Indonesia ialah Pamcasila. Dalam pancasila mesti ada pembahasan mengenai tuhan, manusia, dan alam.

“Jika ada yang harus dikritisi dalam sebuah peraturan, itu ketika salah satu point dari pancasila tidak ada,” Ucapnya. (ZM.Win)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *