Mantar Jadi Interkoneksi Wisata NTB

Foto/ Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin,ST memimpin Konferensi Pers dengan berbagai media cetak dan elektronik didampingi jajaran Disparkraf setempat, Kamis (30/3).

TALIWANG—Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat mulai melakukan berbagai upaya bahkan observasi besar guna pengembangan industri pariwisata daerah yang berjuluk Kemutar Telu ini.

Pemerintah daerah setempat merencanakan menggelar promosi secara besar besaran untuk memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ditingkat nasional bahkan international. Anggaranpun digelontorkan miliaran rupiah guna mendorong tumbuh kembangnya angka kunjungan wisata serta promosi tujuan wisata unik dan berbeda.

web-GILI-BALU-SUMBAWA-BARAT-2
Inilah Pulau Kenawa, pulau eksotik ini menjadi bagian dari pengembangan potensi Ekowisata. Pulau ini satu dari delapan gugusan kepulauan Gili Balu, di Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.

Guna mendukung tujuan tadi,  pemerintah setempat rela berinovasi membuat berbagai event wisata secara konfrehensif dengan melibatkan pelaku pariwisata di NTB bahkan bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata.

“Kita ingin mempopulerkan Sumbawa Barat sebagai daerah tujuan wisata baru dan berbeda. Maka itu kita star dengan event Pesona Mantar yang merupakan bagian even pesona Tambora yang masuk dalam kalender pariwisata nasional yang dicanangkan kementerian Pariwisata,” kata, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin, ST pada saat Konferensi Pers Louncing event Pesona Mantar, dikantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparkraf) setempat, Kamis (30/3).

Ia mengatakan, event pesona mantar dilaksanakan pada dua hingga delapan April mendatang. Puncak event ini kata Wabup sesungguhnya bertujuan menarik para pecinta Paraglaiding atau Paralayang di spot puncak Mantar yang sudah terkenal di nasional bahkan dunia. Event ini juga memperkenalkan Mantar sebagai Desa Budaya yang unik dan indah.

299x225
Salah satu spot Surfing kelas Dunia yang dimiliki Kabupaten Sumbawa Barat. Spot Surfing ini berada di garis Pantai Jelenga, Kecamatan Jereweh, sekitar 12 kilo meter dari ibu kota Taliwang.

Menurut Wabup puncak Desa Mantar dikenal luas bak negeri dongeng, ‘Negeri Diatas Awan’. Event Pesona Mantar ini juga yang menginspirasi pemerintah dan jajaran Disparkraf untuk mengkolaborasikan promosi dengan berbagai kegiatan pementasan budaya, pertunjukan lomba tradisional Karapan Ayam, Lomba Sepatu Roda, Barapan Kebo, hingga tour ke obyek wisata andalan, seperti Air Terjun Jereweh dan Pantai Jelenga dimana terkenal dikalangan penggila Surfing.

Sebagai Wakil kepala daerah, Fud menegaskan pihaknya telah berupaya berbicara secara resmi maupun di berbagai kegiatan nasional yang di inisiasi Kementerian Pariwisata terkait kebijakan pusat tentang pengembangan pariwisata Sumbawa Barat. Pemerintah bahkan berjuang memdorong Pulau Kenawa dan kepulaun Gili Balu masuk dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) nasional di wilayah NTB.

“Sumbawa Barat diharapkan menjadi bagian dari pengembangan kebijakan perencanaan pembangunan dan promosi wisata di NTB. Maka itu kita mulai berbenah, semua potensi kita eksploitasi sesuai dengan kebutuhan pasar,” demikian Wabup.

Sementara itu, Kepala Disparkraf Sumbawa Barat, I GB. Sumbawanto menegaskan dalam event Pesona Mantar, pemerintah juga telah memfasilitasi pertemuan Persatuan Pengusaha Hotel dan Restouran Indonesia (PHRI) di wilayah Bali dan Lombok serta mengundang 20 Travel Agen yang tergabung kedalam Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) juga dari Bali dan Lombok di Sumbawa Barat. Mereka akan merumuskan kebijakan dibidang pengembangan wisata serta mengidentifikasi kebutuhan pasar wisata untuk diusulkan kepada pemerintah.

“Kita melaksanakan kebijakan anggaran dan pembangunan pariwisata sesuai dengan kebutuhan dan rekomendasi para pelaku wisata sendiri. Jadi apapun, akan disupport pemerintah,”ujarnya.

maxresdefault
Puncak Mantar merupakan spot Take Off bagi anda yang tertantang dengan olah raga pemacu adrenalin, Paralayang. Mantar berada dipuncak gunung sekitar 600 meter dari permukaan laut.

Saat ini kata Sumbawanto pemerintah telah menyiapkan segala fasilitas serta persiapan pelaksaan event ini dengan bekerjasama dengan instansi terkait serta pelaku wisata Sumbawa Barat, baik wisata kerajinan tangan, travel agen dan pemilik hotel setempat.

Pemerintah Sumbawa Barat nampaknya merancang sebuah kebijakan pembangunan pariwisata yang mampu menginterkoneksikan pasar serta promosi pariwisata Sumbawa Barat dengan kawasan trans regional Pulau Sumbawa, Lombok, Bali bahkan international. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *