Mengawal  Janji Politik  Bupati 2019

Caption foto//Abidin Nazar, SP Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa Barat.

 

Laporan Fajar Ngudi P

SUMBAWA BARAT

Menunggu keberhasilan program unggulan  Bupati Sumbawa Barat. Dalam agenda kerja pembangunan  Daerah tahun 2019 mendatang, kebijakan kepala daerah ini memang harus di kawal oleh seluruh masyarakat Sumbawa Barat.

Dalam sidang Paripurna DPRD Sumbawa Barat pekan ini, program Unggulan  Bupati Pariri dan Bariri menjadi perhatian khusus para Wakil Rakyat.

Janji politik kepala daeraah tertuang pada RPJMD ( Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah) tahun 2015-2019. Utamanya tertuang dalam Perda No. 8 Tahun 2015. Salah satunya peningkatan ekonomi masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.

Keberhasilan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat  tahun 2019 mendatang sangat ditunggu oleh seluruh lapisan masyarakat KSB. Untuk itu, pemerintah daerah hendaknya berupaya ekstra dalam mewujudkanya.

Saat ini pembahasan anggaran 2019 sedang di godok di DPRD. Masyarakat berharap hasilnya  dapat memuaskan untuk mendukung ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Prioritas pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2019 adalah ‘Peningkatan usaha ekonomi masyarakat dan melanjutkan perlindungan sosial masyarakat miskin dalam rangka Penanggulangan kemiskinan’.

Boleh kita garis bawahi ‘Usaha ekonomi masyarakat’ ini, termasuk dalam program Bariri yang meliputi, UMKM, pertanian, peternakan dan  Nelayan. Ini adalah program Unggulan Bupati Sumbawa Barat dan sudah berjalan dari tahun 2016-2018. Apakah ini sudah memuaskan ?

Belum, program ini belum terukur  keberhasilannya menurut data Badan Statistik. Hal ini harus diperhatikan pihak pemerintah Daerah karena keberhasilan program itu bukan hanya memberi modal semata, tetapi harus memberikan  pendampingan dan juga kontrol. Jangan sampai modal yang sudah di berikan belum sampai batas waktu yang di tentukan sudah habis untuk kebutuhan pribadi. Ini yang banyak menjadi kendala.

 ” Program  Bariri UMKM, Bariri Tani, Bariri Ternak dan Bariri Nelayan harus didampingi dan di control oleh pemerintah sampai batas waktu yang ditentukan. Ini sangat menunjang keberhasilan program ini. Jangan sampai modal yang sudah di berikan justru malah untuk kebutuhan yang lain,” kata, Sekretaris Komisi II DPRD,di konfirmasi, Rabu lalu.

Menurut Abidin, pemerintah harus cermat dan ketat dalam mendampingi dan mengontrol empat program Bariri tersebut,  jangan sampai di salah artikan oleh masyarakat penerima, mentang mentang ini bantuan pemerintah lantas seenaknya sendiri tanpa ada tanggung jawab.

Penanggulangan Kemiskinan’ PR Bupati KSB

Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR). Harus bertanggung jawab atas keberhasilan  empat program Pariri dan Bariri, yang sudah tertuang dalam janji politik Bupati Sumbawa Barat. Mampukah Pemerintah Daerah  Kabupaten Sumbawa Barat mewujutkannya ?

Kemiskinan adalah polemik yang terjadi hampir di seluruh wilayah di Kabupaten Kota di seluruh Indonesia. Bahkan di Dunia. Program pengentasan Kemiskinan selalu menjadi trending topik hampir di seluruh media massa.

Saat ini masyarakat Sumbawa Barat  menunggu Hasil dari program unggulan yang di buat oleh Pemerintah Daerah ( Bupati Sumbawa Barat). Dalam rangka pengentasan  kemiskinan yang tertuang dalam RPJMD Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah,  dua persen pertahunnya.

Target ini tentunya sangat berat untuk di capai, karena di daerah -daerah yang lain pencapaian satu setengah persen saja sudah optimal dan belum ada yang mencapai dua persen pertahunnya.

Untuk membuktikannya tentunya sang pembuat program memiliki jurus jitu yang nanti akan di buktikan di tengah pertumbuhan perekonomian masyarakat KSB.

Melihat dari program unggulan pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat dalam rangka pengentasan Kemiskinan  yang harus mencapai dua persen pertahun, Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat mendukung program tersebut.

” Dalam hal ini kami DPRD sepakat dengan program ini,”  Jelas Abidin.

Menyikapi hal ini masyarakat tinggal menunggu implementasi Program Daerah Pemberdayaan  gotong Royong (PDPGR) dalam bekerja untuk mempercepat pengurangan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *