dr Anung Dokter Sepsialis Paru Milik RS Asy-Syffa

FOTO// Kabid KIRM RSUD Asy-Syifa’, Andy Suhaeri, S.ST

SUMBAWA BARAT—-Management rumah sakit Asy-Syiffa terus melakukan innovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan  dengan menyediakan sarana penunjang medik, sumber daya manusia serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Upaya ini, ditujukan untuk menekan angka rujukan pasien asal Sumbawa Barat keluar daerah.

Guna mengoptimalkan, pelayanan tadi, management RS Asy-Suffa resmi mendatangkan, dr. Anung Sri Handayani, Sp.P. Ia dokter ahli spesialis paru paru alumnus Universitas Brawijaya Malang. Dengan keberadaan spesialis ini, management rumah sakit berharap mampu menangani kasus pasien penderita saluran pernafasan seperti Asma dan Tuberculosis (TBC). Apalagi, TBC adalah penyakit menular yang kerap menimbulkan kematian.

Pemerintah Sumbawa Barat melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) As-Syiffa’ terus meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan guna memenuhi harapan masyarakat.

Setelah dilengkapi berbagai fasilitas medis yang bertehnologi tinggi RSUD As-Syiffa’ terus berinnovasi meningkatkan sumber daya manusia dan keunggulan tenaga medis. Salah satunya dengan mendatangkan tenaga medis subspesialistik. Yakni, spesialis paru paru.

“Alhamdulillah, dokter spesialis paru paru resmi telah bertugas hari ini, Senin (5/3). Kita targetkan, tahun 2018 spesialis mata dan spesialis Orthophedi atau bedah tulang akan kembali bergabung,” kata, Kepala Bidang (Kabid), Komunikasi Informasi dan Rekam Medik (KIRM), Andy Sehaeri, S.ST, kepada wartawan, di kantornya, Senin.

Sejatinya, RSUD AS-Syiffa’ telah memenuhi standar rumah sakit tipe C. Yaitu terpenuhinya spesialis dasar, yakni spesialis Anak, spesialis dalam, spesialis Obgin atau Opstetri Ginekologi atau kebidanan. Namun, tidak berhenti disitu, Andy menegaskan rumah sakit juga menyediakan pelayanan sub spesialistik penunjang yakni, spesialis Radiologi, Patologi Klinik dan Anastesi.

“Inilah upaya kami dalam memenuhi standar kualitas pelayanan yang baik seiring dengan kebutuhan dan tantangan medis kedepan,” ujarnya.

Saat ini, upaya mendatangkan spesialis mata dan Orthophedi dilakukan management rumah sakit hingga ke RSUD Sanglah, Denpasar Provinsi Bali. Kerjasama dengan RS Sanglah juga cara rumah sakit meningkatkan daya saing sumber daya medis dan meningkatkan kepercayaan pasien terhadap rumah sakit juga.

RSUD Asy-Syiffa’ memiliki perencanaan dan target yang terus ingin dicapai, diantaranya menekan angka rujukan. Fasilitas bertehnologi tinggi dan sumber daya pelayanan medis yang mumpuni, ditujukan untuk meningkatkan kepercayaan pasien serta standar pengobatan medis yang berkualitas.

dr. Anung Sri Handayani, Sp.P, dokter Alumnus Universitas Brawijaya Malang.

“Direktur RSUD juga ingin menunaikan misi peningkatan pelayanan medis agar mendapat kepercayaan masyarakat. Terutama meningkatnya partisipasi masyarakat menggunakan pelayanan RSUD, agar berkolerasi positif dengan program BPJS total Coverage. Ini yang kita seimbangkan antara kebutuhan layanan dan fasilitas serta kualitas layanan,”akunya.

Kebijakan BPJS total Coverage adalah program unggulan dibidang kesehatan dimana seluruh warga Sumbawa Barat sudah terdaftar menjadi peserta BPJS. Tentunya, rumah sakit Asy-Syiffa harus berinnovasi membuka layanan kesehatan baru yang memenuhi standar BPJS tadi. Agar terjadi imbal balik bahwa tanggungan yang diberikan pemerintah justru jadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *