Pemerintah : Seruan Golput Provokasi Dari Luar

“Saya sudah minta Pak Kapolres dan Pak Dandim mencari tahu siapa yang bertanggung jawab terhadap penyebaran selebaran atau famplet seruan Golput. Saya dengar aparat mencurigai orang dari luar. Tapi yang penting, masyarakat tidak terprovokasi,”

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin, ST

TALIWANG—Pemerintah Sumbawa Barat menegaskan provokasi berupa seruan untuk Golput pada Pilkada Gubernur kali ini merupakan provokasi dari luar Sumbawa Barat. Tindakan kontra produktif itu disikapi santai pemerintah.

” Itu kan dari orang orang yang tidak bertanggung jawab. Saya fikir itu bukan orang Sumbawa Barat, mereka dari luar. Mereka sebar itu hanya di kawasan perlintasan saja. Itu semuanya Hoax,” kata, Bupati Sumbawa Barat, H. W. Musyafirin, menjawab pers setempat di ibu kota Taliwang, Rabu (27/6).

Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin beserta istri Hj. Hanifah Musyafirin berpose usai melaksanakan pencoblosan Pilkada Gubernur di TPS Bugis. Rabu, (27/6).

Kepala daerah menegaskan, bahwa pihaknya mendorong agar masyarakat meningkatkan paritispasi untuk menggunakan hak pilih serta datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Siapapun yang terplih menurut Bupati, merupakan pemimpin yang diamanatkan rakyat.

“Alhamdulillah setuasi berjalan aman terkendali. Meskipun penitia pengawas dan komisi pemilihan terlihat sangat capek, tapi itulah dinamika pemilu. Yang jelas siapapun yang terpilih adalah pemimpin kita semua,” demikian, Musyafirin.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin, menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga Sumbawa Barat serta seluruh perangkat pelaksana dan pengawas pemilu. Pemerintah berharap, pemilu di Sumbawa Barat tidak di intimidasi dari kelompok tertentu. Memang, kata Wabup, ada sekolompok orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak pemilu kita.

“Saya sudah minta Pak Kapolres dan Pak Dandim mencari tahu siapa yang bertanggung jawab terhadap penyebaran selebaran atau famplet seruan Golput. Saya dengar aparat mencurigai orang dari luar. Tapi yang penting, masyarakat tidak terprovokasi,” terangnya.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin beserta istri menunjukkan surat suara sebelum menyalurkan hak pilihnya di TPS 04 Kelurahan Sampir, Taliwang.

Sebelumnya, sejumlah spanduk dan famplet beredar di titik tertentu di sejumlah wiayah Sumbawa Barat. Sepanduk dan famplet itu berisi seruan untuk Golput alias tidak perlu menyaluran hak pilih dalam pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, 27 Juni 2018 ini.

Sementara itu, pantauan wartawan, proses pemungutan suara berlangsung aman dan lancar di TPS TPS setempat. Sejak TPS dibuka pukul 8.00 Wita pagi, petugas KPPS langsung saja menerima pendaftaran para pemilih yang hendak menyalurkan hak pilihnya. Secara umum setuasi Sumbawa Barat dalam keadaan kondusif.

Bupati dan Wakil Bupati beserta istri menyalurkan hak pilihnya masing masing di TPS Sampir dan Kelurahan Bugis, Taliwang. (ZM.ndy-01)

 

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *