Polisi Sumbawa Barat Ungkap Curat Ternak Hingga Ke Lotim

Foto : Kanit Reskrim Polsek Seteluk, Aiptu Danang Sutoadi, tengah memeriksa tersangka, Mly, 29 tahun usai diciduk di Lotim

TALIWANG—Kepolisian Sumbawa Barat baru saja dilaporkan berhasil mengungkap satu kasus pencurian ternak yang terjadi di Seteluk, Kecamatan Seteluk dalam waktu dua kali 24 jam saja.

Kali ini, Mly, 29 tahun warga Dusun Jembatan Kembar Desa Senayan Kecamatan Poto Tano, akhirnya tidak bisa berkutik ketika tim reskrim Polsek Seteluk bekerjasama dengan Polsek Pringgabaya berhasil menciduk Mly, dirumah mertuanya, di Dusun Penyenggir Kecamatan Sikur Lombok Timur, Selasa (5/7) dini hari.

IMG-20160705-WA0012
Inilah Barang Bukti, Satu Ekor Sapi hasil pencurian yang berhail diungkap Kepolisian setempat

Sebelumnya, jajaran reskrim polsek setempat juga telah menangkap seorang terduga komplotan pelaku pencurian ternak, Msl, 32 tahun. Msl, adalah sopir truk DR 8234 BZ yang mengangkut ternak curian milik Sahedun, warga Rt 01 RW 06 Dusun Jembatan Kembar.

‘’Kami bergerak setelah menerima laporan, Sahedun, Minggu 3 Juli 2016  bahwa seekor Sapi miliknya telah dicuri. Kami melakukan penyelidikan bersama anggota dibantu tim dari Polres,’’kata, Kapolsek Seteluk AKP Kadek Supartha, kepada wartawan, kemarin.

Selain telah menangkap dua pelaku, polisi juga mengamankan seekor Sapi berikut truk dan tali sebagai barang bukti tindak kejahatan. Penyelidikan dan penyidikan jajaran polsek memakan waktu dua kali 24 jam. Anggota disebar dan mengumpulkan berbagai keterangan saksi dan informasi setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan.

Berkat dukungan masyarakat dan kerjasama pihaknya dengan Polres Lombok Timur, akhirnya otak dari pelaku pencurian ini berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Mly sendiri kata Kapolsek, diciduk dirumah mertuanya, saat lengah dan hendak menonton TV. Polisi yang berhasil memperoleh informasi penting tentang keberadaan Mly langsung saja melakukan palacakan serta perburuan.

Hingga berita ini diturunkan Kepolisian Sumbawa Barat terus saja gencar mengungkap kasus tiga C. Yakni, Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan Penurian kendaraan Bermotor (Curanmor).

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan mengatakan, beberapa kasus dari Tiga C ini sebagan sudah terungkap. Diantaranya dua kasus Curanmor dan Curat kemudian yang terakhir kasus pencurian ternak ini.

Kapolres menghimbau masyarakat terus saja meningkatkan kewaspadaan. Tidak lalai dalam menjaga harta benda dan kendaraan bermotor miliknya serta mengamankan ternak ternak mereka dikandang. Apalagi, sejak awal Ramadhan kepolisian setempat telah mengeluarkan himbauan himbaun dalam bentuk Famplet, Baligo dan spanduk. Mengingatkan masyarakat agar bekerjasama dan mencegah munculnya kasus tiga C ini.

‘’Tanggung jawab polri untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Namun, Polri juga butuh dukungan dan kerjasama masyarakat. Jelang lebaran ini, kita sudah menyebar anggota polisi baik satuan intelijen, tim operasi khusus dan patrol patroli. Tujuannya agar perayaan Idu Fitri berjalan aman dan lancar,’’demikian, Kapolres. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *