Polri Back Up Pemerintah Cek Vaksin Palsu

Foto : Bareskrim Mabes Polri, Memperlihatkan Vaksin Palsu yang disita Polisi usai menangkap belasan tersangka erkait peredaran Vaksin Palsu di Tanah Air

TALIWANG—Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus akan berkoordinasi dengan pemerintah guna melakukan pengecekan beredarnya Vaksin Palsu. Peredaran Vaksin palsu kini menjadi perhatian Mabes Polri. Bahkan Presiden, Jokowi Dodo menginstruksikan Mabes polri melakukan tindakan hukum .

Diwilayah, Polda NTB juga melakukan hal sama. Begitupula Polres Sumbawa Barat. Kepolisian setempat mengakui perlu pengecekan vaksin palsu ini dilapangan. Polisi akan memback up jajaran pemerintah terutama Dinas Kesehatan (Dikes) karena instansi inilah yang memiliki kewenangan untuk itu.

‘’Polisi siap back up saja. Kita siap bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan jajaran kesehatan untuk turun kelapangan,’’kata Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, kepada pers, di Mapolres, kemarin.

Meski demikian Kapolres mengatakan, polisi saat ini lebih mengedepankan pencegahan dari padapenegakkan hukum. Ia meminta media tidak ikut meresahkan masyarakat dengan menyebarluakan informasi tentang kekhawatiran penyebaran Vaksin palsu ini kepada masyarakat.

Ia berharap fungsi kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dikedepankan sesuai dengan fakta dan peristiwa yang ada.

Seperti diketahui, penyebaran Vaksin palsu untuk balita ini ramai diberitakan media nasional. Mabes polri bahkan kini telah menahan sedikitnya tujuh tersangka terkait otak dari produksi dan pemalsuan Vaksin ini. Kemenkes juga didesak segera mengumumkan Rumah Sakit dan vasilitas kesehatan yang masuk dalam peredaran vaksin itu. Akan tetapi Mabes Polri melarang informasi itu dibuka ke public karena masih dalam rana penyidikan dan penyelidikan. (ZM.ndy-01)

 

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *