Poto Tano Resmi Sebagai Kagana

SUMBAWA BARAT — Kampung Tanggap Bencana (Kagana) menjadi gelar baru Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano. Pengukuhan dilakukan dalam upacara yang dipimpin Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M. Upacara dilaksanakan di lapangan depan Perumahan Nelayan, Senin (7/10).

Pengukuhan ditandai dengan penyerahan Pentungan, sebagai alat pemberitahuan adanya bencana kepada pengurus Kagana. Selain itu, Bupati juga menyerahkan bantuan peralatan bencana, berupa tenda gulung, karpet, makanan, peralatan dapur dan lainnya. Kegiatan ditutup dengan simulasi penaggulangan bencana berupa terjadinya bencana banjir dan gelombang air pasang.

Suasana simulasi bencana

Dalam sambutannya Bupati meminta agar Pengurus Kagana dan masyarakat siap dan tangguh. Hal ini berarti semua komponen supaya mampu bergotong royong menyatukan pola pikir dan pola tindak dalam mengantisipasi sampai menghadapi bencana. Terlebih KSB memiliki Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) yang dihajatkan untuk memenuhi hak-hak dasar masyarakat, termasuk hak masyarakat terdampak bencana.

‘’Alhamdulillah, meski KSB salah satu daerah terdampak gempa setahun lalu. Tetapi penanganan rumah warga yang rusak sangat cepat dibanding daerah terdampak lainnya,” tegasnya.

Kepala Seksi Perlindungan Korban Bencana Dinas Sosial Provinsi NTB dalam laporannya menyampaikan, simulasi penanggulangan bencana Kagana di Desa Poto Tano dilaksanakan tiga hari, mulai tanggal 5 sampai 7 Oktober 2019. Kegiatan yang dilaksanakan berupa penyuluhan tentang siaga bencana, latihan pengenalan peralatan menghadapi bencana, seperti tenda dan alat evakuasi. Dan hari terakhir dilaksanakan simulasi penanggulangan bencana. (ZM.win)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *