Ribuan Massa NW Protes Kemenkumham NTB

MATARAM—Ribuan Massa dari Nahdlatun Wathan (NW) pimpinan, Prof.Dr.Tuan Guru Haji Lalu Gede Muhammad Zainuddin Arsani berkumpul melakukan aksi demonstrasi di depan gedung kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemnkumham), NTB di Mataram, Nusa Tenggara Barat, hari ini, Rabu (18/9).

Massa menuntut Menkumham RI Yasonna Laouly membatalkan Surat Keputusan (SK) yang mengesahkan kepengurusan NW dengan pimpinan Tuan Guru (TG) H. Muhammad Zainul Majdi, yang diterbitkan 10 September 2019.

Menurut massa aksi, SK Kemenkumham memicu masalah di kubu NW dan berpotensi mengadu domba NW Pancor dan Anjani. Karenanya, massa meminta agar Kemenkumham taat terhadap keputusan sebelumnya yang membatalkan status badan hukum NW Pancor.

“Kita taat kepada hukum. Kita menempuh proses peradilan yang panjang. Kita mempertahankan Marwah pendiri NW, syeikh TG. H. Zainuddin Abdul Majid. Tidak ada lagi organisasi lain yang beliau dirikan,” kata, Iwan Ketua Lembaga Bantuan Hukum NW Anjani, dalam orasinya.

Famplet dan Spanduk mewarnai aksi protes Massa NW di depan Kantor Kemenkumham NTB hari ini. (Foto/Awin)

Iwan menegaskan, sesuai keputusan gugatan perdata dan putusan hakim tinggi NTB mengesahkan kepungurusan, Hj. Raihanun Abdul Majid sebagai pewaris sah organisasi NW beserta asset assetnya.

Meski sempat diwarnai ketegangan karena massa NW meringsek masuk dengan menjebol pagar utama kantor Kemenkumhan NTB, namun aksi tetap berlangsung aman. Sebagian perwakilan massa aksi dan sejumlah Tuan Guru diutus untuk melakukan negosiasi dengan jajaran Kemenkumham NTB. 

Perwakilan massa aksi meminta agar Kemenkumham NTB segera menghubungi Jakarta, untuk seegra mencabut SK Kemenkumham sebelumnya, serta mengesahkan kepengurusan NW versi Anjani.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Purnama, ikut menyampaikan himbauan Kamtibmas. Meminta agar massa aksi tidak anarkis dan melawan hukum. Polisi akan memfasilitasi, mengamankan dan membantu penyampaian aspirasi massa NW tadi.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian dari Polda NTB dan Polres Mataram diterjunkan guna mengamankan aksi. Tampak pula, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda NTB, Kombes Pol. Purnama menyampaikan pesan Kamtibmas agar massa tidak anarkis.

 

Polisi kata Purnama, berkomitmen menjaga jalannya aksi damai, secara terbuka serta memfasilitasi perwakilan aksi berdialog dengan jajaran Kemenkumham NTB.

” Kami berharap agar saudara saudaraku tidak merusak fasilitas milik negara serta menyampaikan tuntutan atau aspirasinya dengan damai. Kami siap membantu, mengamankan serta memfasilitasi,”demikian, Kombes Purnama dari atas mobil pengeras suara. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *