RS Asy Syffa Minimalisir Angka Rujukan

Caption//Ilustrasi Gambar

SUMBAWA BARAT–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa Sumbawa Barat mulai memetakan target rencana kebutuhan pelayanan rumah sakit yang belum  tersedia. Ini diperlukan guna meminimalisir angka rujukan. Direktur RSUD Asy-Syifa, dr. Carlof Sitompul mengakui, masih  tingginya angka rujukan dewasa ini. Rujukan di dominasi penyakit tulang, mata, syaraf, dan kanker.

“Kami telah merencanakan dan menargetkan untuk pelayanan mata pada Tahun 2018 mendatang. Anggarannya sudah kita siapkan, untuk pelayanan bedah tulang yang angka rujukannya nomor satu tertinggi ditargetkan 2018 atau 2019,” akunya.

Untuk memenuhi target itu, menurut  dr. Carlof, management masih dalam tahap komunikasi dengan dokter spesialis yang ada. Kemudian pelayanan penyakit syaraf ditargetkan dari Tahun 2019 sampai 2020. Pasalnya, untuk spesialis syaraf di Mataram sebagai ibu kota provinsi saja jumlahnya masih sangat sedikit.  Sehingga perlu waktu yang cukup lama. Kemudian untuk pelayanan THT juga ditargetkan 2019-2020, sementara pelayanan Kanker ditargetkan 5—10 tahun mendatang.

“Kita usahakan pelayanan penyakit yang kami targetkan itu sudah ada di KSB. Langkah ini kita ambil agar masyarakat tidak merasa terlalu terbebani dengan biaya hidup untuk menjaga pasien ketika dirujuk ke luar daerah. Meski gratis tapi biaya keluarganya yang merawat pasti butuh biaya juga,” ungkapnya.

Ada beberapa penyebab pihaknya sulit mendatangkan dokter spesialis. Di antaranya langkanya dokter spesialis tersebut. Kemudian jumlah penduduk yang sedikit juga menjadi pertimbangan bagi para dokter untuk mengabdi di KSB. Ada juga faktor lain seperti karakter masyarakat, maupun daya tarik wisata yang bisa membuat mereka merasa nyaman.

“Kalau bicara masalah insentif yang akan diberikan kepada dokter yang mau mengabdi di RSUD Asy-Syifa sudah terbilang sangat cukup, pemerintah menyediakan tempat tinggal, mobil dinas, dan uang 30 juta rupiah perbulan,” demikian, Carlof. (ZM.01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *