Saberpungli Respon Temuan Wabup

Sahril : Kalau Serius, Berantas Tanpa Pandang Bulu

SUMBAWA BARAT—Ketua tim Saberpungli Sumbawa Barat, Kompol Teuku Ardiansyah, SH menegaskan akan berkoordinasi dengan Wakil Bupati, Fud Saifuddin untuk mengungkap kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) di RSUD Asy-Syffa.

Usai berkoordinasi kata Waka Polres Sumbawa Barat ini, pihaknya akan segera melakukan klarifikasi terkait bukti dan saksi atas keterlibatan oknum pejabat atau pegawai RSUD setempat, kepada Wabup.

“Iya, banyak pertanyaan teman teman ke saya soal itu. Sebab pak Wabup turun tidak tahu dengan siapa. Pungutannya juga belum tahu dimananya,” kata, Teuku, di konfirmasi wartawan, Kamis (17/1).

Ia menegaskan, ada beberapa kantor pelayanan yang rata rata memungut dana. Namun, ada pengutan yang sesuai aturan dan ada yang tidak. Yang tidak sesuai aturan ini, menurutnya, akan ditindak.

Ia secara eksplisit mengaku, tim tidak diinformasikan soal dugaan pungli ini oleh Wabup. Jika Wabup memberi info, maka pihaknya langsung bergerak. Atau paling tidak, saat Wabup terjun tim juga dilibatkan.

“Kita sudah cek TKP nya, tapi clear. Tapi, jika Wabup menangkap langsung kita bisa minta keterangan sebagai saksi,” akunya.

Presiden Front Pemuda Taliwang (FPT), Sahril Amin meminta Wabup Sumbawa Barat melaporkan kasus pungli tadi ke tim Saberpungli. Tidak hanya mengungkap informasi itu di ruang publik.

“Jika serius, laporkan dong. Proses hukum. Apalagi ada tim Saberpungli yang juga dibentuk pemerintah sendiri bersama aparat. Jadi, jika begini kan kurang elok saja,” ujarnya.

Sahril juga menegaskan Wabup bisa diminta keterangan sebagai saksi atau petunjuk aparat untuk mendapatkan alat bukti terjadinya pungli. Dan proses itu, menurutnya harus dilakukan tim Saberpungli yang terdiri dari unsur kepolisian, Kejaksaan dan Inspektorat.

Menurutnya, koordinasi tim pemerintah dengan Saberpungli harus dilakukan secara konfrehensif. Ia juga meminta aparat penegak hukum membongkar seluruh indikasi pungli di jajaran pemerintah Sumbawa Barat tanpa pandang bulu.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Saifuddin sebagaimana dirilis media menemukan ada dugaan pungli di RSUD Asy Syffa. Dugaan pungli itu, menurut Wabup diduga dilakukan oknum pegawai RSUD setempat.

Bahkan, dalam tatap muka dengan management RSUD setempat Wabup menegaskan bahwa ia mengetahui oknum tersebut dan akan segera menindak tegas oknum tersebut. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *