Safari Ramadhan, Bupati Bahas Pungli dan Smelter

Caption foto// Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat menyaksikan penandatanganan Zona Integritas di Masjid Baburrahman Kecamatan Maluk.

SUMBAWA BARAT–Bupati KSB DR.H.W. Musyafirin memberikan edukasi ciptakan pemerintahan yang bersih bebas korupsi dan pungli,  kepada ASN, Camat, dan Kepala Desa dari  lima Desa di Kecamatan Maluk (10/5).

Itu disampaikan kepala daerah di acara pencanangan pembangunan Zona Integritas (ZI) di rangkaikan dengan Safari Ramadhan yang ke tiga.

Safari Ramdhan sekaligus pencanangan zona integritas kali ini berlangsung di Masjid Baburrahman Desa Maluk, disertai dengan  penandatanganan komitmen aparatur sipil wilayah setempat menuju wilayah bebas dari korupsi dan menuju wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Bupati mengatakan, birokrasi bersih dan melayani serta Zona Integritas ini baik untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat.

“Yang ingin di capai adalah bebasnya korupsi, pungli, terhadap pelayanan publik. Tidak ada lagi masyarakat di KSB yang akan mendapat perlakuan pelayanan yang tidak baik,” jelasnya.

Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin di dampingi Wakil Bupati, Fud Saifuddin, m serahkan bantuan sembako untuk warga masyarakat kepada Camat Maluk, Jum’at (10/5).

Pemerintah berkomitmen segera menindak jika ada aparatur yang memungut uang diluar prosedur terhadap pelayanan publik. Jika itu terjadi,masyarakat atau siapapun  bisa segera melaporkan.

“Segera akan kami tindak,” tegas Bupati.

Pemerintah setempat menilai, pungli tidak akan terjadi kalau tidak ada peran dari masyarakat yang memberi ruang kepada aparat untuk menerima suap atau hadiah terhadap kepengurusan adminitrasi dan kegiatan pelayanan masyarakat lainnya. Masyarakat, menurut pemerintah juga ikut mengambil bagian untuk memutus mata rantai praktek korupsi dan pungli tidak terjadi.

Sementara itu, pada acara safari Ramadhan kali ini, Bupati memberikan sumbangan sembako murah bagi warga miskin di Maluk sebesar 25.551.000. Serta memberikan bantuan kepada lansia dan penyandang Desabilitas juga memberikan bantuan pembangunan dan sarana Masjid.

Sementara itu, selain soal pungli dan zona integritas, Semelter juga menjadi perhatian serius  serius kali ini. Camat dan Kepala Desa di lima Desa Kecamatan Maluk di himbau untuk memberikan pendekatan persuasif kepada masyarakat di wilayahnya masing masing terkait pembebasan lahan yang akan terkena dampak pembangunan Semelter.

“Saya akan terus memperjuangkan pembangunan Semelter di wilayah KSB terutama di Kecamatan Maluk,  jangan sampai lepas. Karena daerah daerah lain menginginkanya untuk di bangun Semelter di tempat mereka, seperti Kabupaten Sumbawa dan Lombok Timur. Maka dari itu masyarakat dihimbau untuk proaktif dalam mendukung pembangunan Semelter ini. Jangan di persulit,” ujarnya.

Terutama warga yang tanahnya akan terkena  perencanaan pembangunan Semelter Pemda akan siap memberikan solusi, meski harus merelokasi tempat tinggalnya. Demikian Bupati. (ZM. fj)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *