Kunjungan BPJS Masih Rendah, Asy Syffa Kejar Target Nasional

Caption foto//Andy Suhaeri, Kabid Informasi, Komunikasi dan Rekam Medik, RSUD Asy-Syffa Sumbawa Barat.

SUMBAWA BARAT—Management Rumah Sakit Daerah (RSUD) Asy Syffa Sumbawa Barat, terus menyusun perencanaan guna meningkatkan jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan.

Pasien BPJS terutama rawat inap dan rawat jalan menurut laporan otoritas rumah sakit ini terhitung masih rendah atau jauh di bawah standar nasional. Standar nasional rawat inap tujuh persen dari jumlah kunjungan dan rawat jalan sekitar 20 persen dari kunjungan.

“Ini yang terus kita tingkatkan. Makanya, kita punya pola pembenahan standar kecepatan pelayanan, peningkatan fasilitas alat kesehatan dan sumber daya tenaga medis,” kata, Kepala Bidang (Kabid) komunikasi, informasi dan rekam medik RSUD Asy Syffa, Andy Suhaery, S.ST, diruang kerjanya, Senin (5/11).

Jumlah pasien rawat inap kita, kata Andy Suhaery baru sekitar 1,09 persen dari total kunjungan dan rawat jalan baru sekitar tujuh persen saja.

Sumber daya tenaga medis sangat mempengaruhi kualitas layanan rumah sakit. Maka dari itu, management kata dia, melakukan terobosan baru dengan mendatangkan spesialis mata dan spesialis jiwa. Dua spesialis ini dinilai sangat di butuhkan guna mengoptimalkan potensi rumah sakit dan layanan kebutuhan terhadap pasien.

” Rendahnya jumlah rawat inap dan rawat jalan berdasarkan data Utilization Rivew (UR) rumah sakit dari Badan Penyedia Jaminan Sosial (BPJS),” demikian, Andy. (ZM.ndy-01)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *