Stok Narkoba Tahun Baru, Diciduk Polresta Mataram

MATARAM—Tiga orang yang diduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkoba jaringan internasional diamankan Kapolresta Mataram pada Jumat (6/12) sekitar pukul 00.00 Wita.  Penagngkapan ini dilakukan di depan swalayan Mini Market (M Mart) di Jl. Sriwijaya Lingk Karang Jagu dan Hotel Kubayan Kel Sapta Marga Kec. Cakranegara Kota Mataram.

“Terimakasih kepada masyarakat yanh secara aktif terlibat dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba, ” jelas Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Purnama, S.I.K.

Sebelumnya, pada hari Rabu (4/12) sekitar pukul 20.00 Wita anggota Satresnarkoba Polresta Mataram mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di tempat tinggalnya Lingkungan Karang Jagu sering terjadi transaksi Narkoba.

Berdasarkan informasi tersebut, jajaran Resnarkoba Polresta Mataram melakukan penyelidikan disekitar tempat yang di informasikan oleh masyarakat yang dicurigai sering terjadi transaksi Narkoba. Dari hasil penyelidikan dilapangan petugas melihat ciri–ciri pelaku yang disampaikan oleh warga, yakni dua orang laki-laki dan seorang perempuan yang sedang duduk di depan swalayan Mini Market (M Mark) di Jl. Sriwijaya Kel. Sapta Marga Kec. Cakranegara Kota Mataram.

Selanjutnya petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka inisial S, perempuan (36) pekerja swasta yang beralamat di Desa. Mapin Rea Kec. Alas Barat Kab. Sumbawa. Barang bukti ditemukan di dalam kantong plastik warna hitam yang pelaku bawa. Di dalamnya ditemukan 2 bungkus benda berbentuk kapsul berisikan kristal bening diduga narkoba jenis sabu.

Menurut pengakuan tersangka S, bahwa barang tersebut milik dua orang laki-laki yang menginap di Hotel berinisial inisial SW  (27), warga Jurang Are Ds. Bonder Kec. Praya Barat Kab. Lombok Tengah dan M (46), warga Ds. Gontar Kec. Alas Barat Kab. Sumbawa.

Petugas sempat melakukan pemeriksaan terhadap kamar masing-masing tersangka, namun tidak ditemukan barang bukti. Tersangka S saat ditanya tempat menyimpan narkoba mengaku disimpan pada tubuhnya dengan cara memasukannya melalui dubur.

Anggota opsnal membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk mengeluarkan barang haram tersebut, dari dalam tubuh tersangka. Ditemukan satu bungkus berbentuk kapsul berisi kristal bening diduga narkoba jenis sabu dibungkus dengan alat kontrasepsi karet. Menurut pengakuan tersangka barang tersebut ia bawa dari Batam dan rencananya akan digunakan di Senggigi saat menyambut pergantian tahun baru.

Untuk proses hukum lebih lanjut, petugas membawa ketiga tersangka berikut barang bukti, tiga bungkus berbentuk kapsul berisi kristal bening diduga narkoba jenis shabu yang dibungkus dengan lakban warna coklat dengan berat masing-masing; 55,12gram, 54,62gram dan 57,08gram, empat handphone, dan uang tunai Rp. 455.000 ke kantor Polresta Mataram. (ZM.win*)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *