Tahun Baru di Caffe, Din Kena Bacok

Caption foto//Korban pembacokan, Din, 40 tahun berbaring tak berdaya setelah di rawat di ruang IGD, RS Asy-Syffa  akibat luka bacok.

SUMBAWA BARAT—Mungkin karena kurang menghiraukan seruan pemerintah daerah dan aparat keamanan, agar perayaaan tahun baru sebaiknya di  isi dengan doa dan digelar sederhana tanpa minuman keras, seorang warga jadi korban pembacokan.

Perayaan tahun baru malah menjadi malapetaka bagi, Din (40 ) warga Dusun Mantun Barat Desa Mantun Kecamatan Maluk. Hingga dirinya harus di rawat di Rumah Sakit. Akibat di bacok teman pengunjung Cafe.

Peristiwa ini terjadi di salah satu Cafe Yoan’ yang berada di Jalan Raya Maluk Pasir putih Maluk. Sementara, OPS (40) di ketahui sebagai pelaku penganiayaan dan pembacokan adalah warga asal luar Maluk.

Din dan pelaku adalah pengunjung cafe, yang pada malam tahun baru itu sama sama menikmati pesta tahun baru di Cafe Yoan’ s hingga dini hari.

Selasa pagi 1 Januari 2019  tepatnya pukul 04.30 WITA, keduanya sempat cekcok yang mengakibatkan perkelahian hingga berujung penganiayan dan pembacokan terhadap korban.

Pukul 06.00, personel Polisi yang berada di Pos Pam Maluk mendapat laporan dari masyarakat, bahwa ada seorang laki laki tergeletak berlumuran darah dan tersungkur di pinggir jalan.

Kepolisian Sektor Maluk di pimpin Kapolsek, Kompol, I Gede Mahar.  SH bersama anggota mendatangi TKP guna membuktikan kebenaran laporan dan melakukan tindakan keamanan.

Setelah di TKP aparat menemukan korban yang tergelatak dan bersimbah darah, tidak sadarkan diri, langsung korban di bawa ke Puskesmas Maluk untuk pertolongan pertama setelah itu korban di bawa ke RSUD Asy Syfa’. Untuk pertolongan selanjutnya.

Dari petunjuk Dokter korban mengalami luka bacok di bagian kepala, pundak sebelah kiri  dan lengan sebelah kiri. 

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Mustofa, S.I.K  melalui Kasat Reskrim, AKP Muhaimin mengatakan, kepolisian telah menerjunkan sejumlah personel di dukung jajaran Polsek Maluk, langsung melakukan olah TKP, menginterogasi saksi saksi dan mengambil data dari CCTV yang ada di TKP. 

Aparat menangkap OPs tanpa perlawanan. OPS sendiri di ketahui karyawan PT.AMNT bekerja di Townsite Admint 5.

Dari tangan pelaku Polisi menyita barang bukti berupa satu buah Parang yang di gunakan pelaku untuk  menganiaya korban. Dan satu unit  CCTV yang ada di Cafe Yoan’s. Selanjutnya barang bukti dari pelaku di amankan di Mapolres Sumbawa Barat.(ZM.fj.02)

Bagikan berita:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *